Waktu Posting : 24-08-2018 12:15 | Dibaca : 1546x
Olahraga merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Selain mengonsumsi makanan sehat, tubuh juga perlu melakukan olahraga agar otot dan seluruh bagian tubuh bergerak dan mengeluarkan keringat. Makanan sehat dan olahraga harus seimbang dan ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari sebelum melakukan olahraga agar tidak terjadi kram.
1. Makanan pedas
Kram dan nyeri ulu hati setelah olahraga kerap dialami saat mengonsumsi makanan pedas sebelum olahraga. Makanan yang mengandung banyak rasa dan bumbu akan memerlukan cukup waktu untuk proses pencernaan, pengaturan untuk tidur siang dari pada latihan berat.
2. Minuman olahraga
Beberapa merk khusus minuman olahraga sebenarnya hanya memiliki gizi yang rendah namun tinggi gula. Hal ini membuat tubuh menjadi lemas dan sebaiknya pilihlah jus natrium seperti tomat yang memiliki kalium agar tekanan darah tetap normal dan sehat serta membantu tubuh tetap terhidrasi karena rendah sodium.
3. Cokelat dan kue
Cokelat dan kue merupakan jenis makanan tinggi gula sehingga tidak baik dikonsumsi sebelum olahraga.
4. Sayuran hijau
Sayuran hijau mentah seperti bayam, brokoli, kangkung dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat bepergian karena mengandung banyak gas yang akan tersimpan diperut serta menyebabkan kembung. Lebih baik untuk mengonsumsi salad hijau sebelum olahraga.
5. Muffin dan roti gandum
Kedua makanan tersebut menyediakan banyak energi karena mengandung banyak gula. Efek sampingnya lebih banyak dari pada khasiatnya. Pilihlah bahan makanan lain seperti tortilla putih yang mengandung rendah serat serta irisan pisang dan mentega kacang untuk penambah energi.
24-03-2015 11:02
Penggunaan obat alami untuk diabetes diklaim memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan medis. Salah satu kelebihannya adalah dari segi harga dimana obat alami cenderung lebih mudah didapatkan dengan harga yang jauh dibawah obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, para pengguna obat alami ini bahkan tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun karena mereka bisa membuat obat tersebut dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa penggunaan obat-obatan alami jauh lebih efektif dalam mengatasi kondisi diabetes. Obat alami yang umumnya berasal dari tumbuh-tumbuhan bekerja secara perlahan dan menyeluruh dalam mengatasi sumber penyakit itu sendiri. Sementara itu, beberapa jenis obat medis hanya mampu menghilangkan atau mengurangi gejala yang muncul tanpa bisa mengobati penyebab dari penyakit tersebut. Secara kasat mata, penggunaan obat alami untuk diabetes memang membutuhkan waktu cukup lama sebelum menunjukkan hasil yang signifikan namun hal ini merupakan pertanda bahwa obat tersebut sedang bekerja dari akar permasalahan yang ada, sehingga nantinya para penderita diharapkan akan sembuh total. Efek samping yang sedikit adalah kelebihan lain dari penggunaan bahan alami untuk mengobati diabetes. Kebanyakan obat medis memiliki efek samping yang cukup mengganggu sementara obat alami cenderung hanya memiliki sedikit atau bahkan tidak ada efek samping sama sekali, sepanjang penggunaannya tepat dan tidak berlebihan. Baca juga : Dua Jenis Obat Ginjal yang Bermanfaat Bagi Penderita Ginjal Akut Obat alami yang bisa dipergunakan untuk mengobati diabetes itu sendiri cukup beragam pilihannya, sehingga para penderita penyakit ini bebas untuk memilih obat yang mudah untuk didapatkan di daerah tempat tinggal mereka. Obat alami ini pada umumnya berasal dari berbagai jenis tumbuhan seperti: § Biji alpukat yang ternyata mampu mengurangi kadar gula darah dalam tubuh § Rambut jagung yang bukan hanya mampu menurunkan kadar gula darah namun juga mampu menstimulasi proses regenerasi sel beta pada pankreas § Madu § Nigella sativa § Kunyit dengan bahan aktif curcumin yang terkandung didalamnya Serta berbagai bahan alami lainnya yang bisa diolah dengan mudah menjadi obat alami untuk diabetes di tanah air.
17-08-2014 10:09
Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek. Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah. Berbagai jenis reaksi marah : Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa. Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada. Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja. Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ” Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah) Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan. Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung. Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn. Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain. Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol. Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya. Belajar Marah yang Sehat Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?
11-12-2025 22:35
Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kualitas hidup masyarakat. Pelayanan yang baik, edukasi yang memadai, serta akses terhadap fasilitas kesehatan yang aman dan legal adalah faktor yang menentukan kesejahteraan perempuan dan keluarga. Di Indonesia, isu mengenai Klinik Aborsi dan Klinik Kuret sering muncul dalam diskusi publik, terutama terkait batasan hukum, kebutuhan medis, hingga risiko kesehatan. 1. Aborsi dalam Perspektif Hukum di IndonesiaDalam regulasi Indonesia, aborsi tidak diperbolehkan secara bebas dan hanya boleh dilakukan dalam kondisi tertentu. Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009 serta PP No. 61 Tahun 2014 mengatur bahwa tindakan aborsi hanya dapat dilakukan karena alasan :Kedaruratan medis, misalnya mengancam nyawa ibu atau janin memiliki kelainan berat yang tidak bisa diperbaiki.Kehamilan akibat perkosaan, dengan syarat tertentu dan dalam usia kehamilan yang dibatasi.Tindakan tersebut hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis berwenang di fasilitas kesehatan resmi yang memenuhi standar. Dengan demikian, apa pun bentuk layanan, baik yang sering disebut sebagai klinik aborsi atau klinik kuret, tidak boleh memberikan layanan aborsi ilegal di luar ketentuan hukum.2. Peran Klinik Reproduksi dalam Pelayanan Kesehatan yang AmanIstilah Klinik Aborsi sering disalahartikan. Pada dasarnya, fasilitas kesehatan yang berwenang bukanlah klinik aborsi dalam arti bebas, melainkan klinik atau rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi menyeluruh. Fasilitas tersebut dapat mencakup :Konseling kesehatan reproduksiPemeriksaan kehamilanPenanganan komplikasi kehamilanTindakan medis seperti kuret untuk penanganan keguguran, bukan untuk aborsi ilegalTindakan kuretase sendiri merupakan prosedur medis untuk membersihkan sisa jaringan di rahim. Banyak orang awam menyamakan kuret dengan aborsi, padahal kuret lebih sering dilakukan karena keguguran spontan atau kondisi medis lainnya.3. Risiko Aborsi Ilegal dan Pentingnya EdukasiAborsi yang dilakukan di tempat tidak resmi dan tanpa pengawasan medis menimbulkan risiko besar, seperti :Infeksi beratPendarahanKerusakan rahimInfertilitasRisiko kematianOleh sebab itu, edukasi tentang kesehatan reproduksi menjadi sangat penting. Masyarakat perlu memahami bahwa tindakan medis terkait kehamilan harus dilakukan hanya oleh tenaga kesehatan profesional yang mengikuti standar keselamatan.4. Pelayanan Konseling Reproduksi dan Pentingnya Dukungan PsikologisKehamilan yang tidak direncanakan atau kondisi medis tertentu sering membuat perempuan dan keluarga mengalami tekanan emosional. Layanan kesehatan reproduksi yang profesional biasanya menyediakan :Konseling pra-tindakanKonseling pasca-tindakanEdukasi kontrasepsiPendampingan psikologisDengan pendekatan holistik, perempuan dapat membuat keputusan kesehatan dengan aman dan sesuai aturan hukum.5. Dinamika Sosial seputar Aborsi di IndonesiaIsu aborsi di Indonesia bukan hanya soal medis, tetapi juga terkait aspek agama, budaya, dan moral. Banyak perempuan yang membutuhkan dukungan justru terjebak dalam stigma, sehingga menyebabkan mereka mencari solusi tidak aman. Oleh karena itu, keberadaan layanan edukatif dan informasi resmi sangat dibutuhkan.6. Membangun Akses Kesehatan Reproduksi yang Lebih BaikUntuk meningkatkan keselamatan perempuan, beberapa hal penting dilakukan :Peningkatan edukasi mengenai reproduksi sejak remajaAkses yang lebih besar terhadap layanan KB dan konsultasiPenguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap praktik ilegalPenyediaan fasilitas kesehatan ramah perempuanPelatihan tenaga medis berstandar WHODengan langkah tersebut, dinamika isu aborsi bisa ditangani secara lebih manusiawi, ilmiah, dan sesuai hukum.Pelayanan kesehatan reproduksi di Indonesia harus mengedepankan keselamatan, legalitas, dan edukasi. Aborsi hanya legal dalam kondisi medis tertentu dan harus dilakukan di fasilitas resmi oleh tenaga kesehatan berwenang. Istilah Klinik Aborsi atau Klinik Kuret sering menimbulkan salah persepsi, sehingga masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai fungsi klinik reproduksi.Optimalisasi layanan kesehatan reproduksi bukan hanya untuk mencegah praktik aborsi ilegal, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.