Waktu Posting : 16-06-2014 00:33 | Dibaca : 2509x
26-06-2014 01:05
Iklan Pasta Gigi senantiasa menghadirkan gigi putih serta bercahaya. Tahukah Anda bahwasanya makanan yang Anda konsumsipun memengaruhi kesehatan serta warna gigi? Teh Teh mempunyai reputasi semacam minuman yang menyehatkan. Sayangnya minum teh dengan cara teratur, dapat meninggalkan noda pada gigi putih Anda. Dokter gigi menyampaikan teh – terlebih beragam basic hitam – dapat meninggalkan noda lebih dari pada kopi. Juga studi teranyar sudah menemukan bahwasanya teh herbal serta teh putih juga mempunyai potensi untuk mengikis enamel serta mengakibatkan pewarnaan gigi. Saus serta Kecap Saus serta Kecap menaikkan kelezatan makanan, namun tipe saus yang amat berwarna seperti kecap, saus tomat, saus karijuga dipercaya mempunyai potensi “mewarnai” gigi yang amat tinggi. Pastikan saus terbuat berbahan alami tiada penambahan bahan perwarna serta berkumur atau sikatlah gigi anda selekasnya sesudah makan untuk kurangi kemungkinan noda tertinggal pada gigi Anda. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Minuman Energi Makanan serta minuman yang asam pula dapat mengakibatkan perubahan warna gigi. Riset teranyar menemukan bahwasanya minuman yang amat asam seperti minuman daya – dapat mengikis enamel gigi, mempermudah noda tertinggal pada gigi. Waktu olahraga, batasi konsumsi tipe minuman ini. Air barangkali jadi pilihan yang tambah baik – sekurang-kurangnya untuk gigi Anda. Wine Bila makanan atau minuman dapat menodai taplak meja, ia mempunyai potensi untuk menodai gigi Anda. Anggur merah, minuman asam dengan molekul berpigmen intens dikatakan tanin serta chromogens, populer semacam aspek pemicu pewarnaan gigi. Anggur putih juga lebih asam serta dapat mengakibatkan noda pula. Buah-buahan Kelompok “Beri” Buah-buah ini mempunyai molekul kecil dengan pigmentasi amat tinggi yang kerap melekat pada enamel gigi. Itu penyebab blueberi, blackberi, ceri, delima, serta buah-buahan “beri” berwarna yang lain dapat menodai gigi. Juice serta kue yang terbuat dari buah-buah pula dapat mengakibatkan noda. Buah dengan pigmentasi lebih sedikit – seperti anggur putih serta cranberry putih – condong lebih tak menodai gigi. Namun zat asam tetap dapat membahayakan enamel, jadi yakinkan untuk rajin menyikat gigi serta bersihkan dengan benang gigi. Soda, Cola serta Minuman Berkarbonasi lain Asam serta chromogens dalam minuman dapat mengakibatkan pewarnaan gigi. Keasaman dalam berbagai minuman berkarbonasi demikian kuat hingga sesungguhnya kandungannya sepadan dengan keasaman baterai. Minuman-minuman ini pula banyak yang memiliki kandungan zat aditif (perasa penambahan, pewarna penambahan, dan sebagainya) yang menaikkan efek erosif mereka. Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Permen Bila Anda suka pada makanan manis seperti permen, permen karet atau es cream yang bikin warna lidah anda beralih, makanan itu pula dapat bikin gigi anda ternoda. Untungnya, bila anda cuma konsumsi mereka sekali-kali saja, dampaknya tak terlampau besar. Lalu bagaimana meminimalkan pewarnaan gigi tetapi tetap memperoleh nutrisi dari makanan tersebut di atas? Blueberi, blackberi, serta saus tomat umpamanya, kaya bakal antioksidan. Jadi teruslah konsumsi mereka tetapi dengan jumlah yang seperlunya, atau sekali-kali ubahlah dengan sumber antioksidan lain, seperti kembang kol, apel, jeruk, serta melon. Kecuali itu, cobalah pakai sedotan untuk minum minuman kesayangan Anda – seperti soda, juice, serta es teh. Hal semacam ini sekurang-kurangnya menjaga gigi sisi depan Anda serta meminimalkan kontak dengan gigi-gigi sisi lain. Pastinya, janganlah lupa selalu untuk berkumur serta menyikat gigi setelah makan. 30 menit sesudah anda konsumsi sesuatu yang berbentuk asam, enamel gigi anda memiliki resiko alami abrasi apabila segera disikat. Oleh karenanya, berkumurlah dulu, lalu menyikat gigi. Bila anda tak pernah menyikat gigi, kunyahlah permen karet tiada gula sesudah Anda makan.
02-07-2014 00:33
Manusia memanglah tak tahu kapan kematian bakal datang menjemput. Bersamaan dengan pertambahan umur, fisik Anda tidak lagi sempurna seperti dulu. Namun terdapat beberapa teori serta bukti yang dapat menolong Anda untuk menaklukkan maut, hidup lebih lama serta bahagia. Di bawah ini ialah berbagai riset yang bisa menolong Anda untuk hidup tambah lebih sehat. Umpamanya, pola hidup yang sehat bakal menolong Anda hidup semakin baik,menurunkan stres, mengurangi berat tubuh serta terasa lebih bahagia. Menggosok Gigi Menggosok gigi ialah hal yang simpel. Menurut suatu riset di Inggis tahun 2010 lalu, orang yang rajin menggosok gigi mempunyai kesehatan yang tambah baik dibanding dengan orang yang tidak sering gosok gigi. Dan jika dibandingkan antara orang yang menggosok giginya dua atau tiga kali dalam satu hari dengan orang yang tidak sering sikat gigi, maka orang yang tidak sering sikat gigi ini mempunyai potensi seringkali diserang penyakit seperti penyakit jantung. Baca juga : Kenali Penyakit Kista Pada Wanita Hal semacam itu dikarenakan bakteri yang ada di mulut bisa bergerak melalui aliran darah Anda tiada Anda sadari. Bila Anda malas gogok gigi, maka plak atau karang gigi pula bakal makin menebal. Pastikan Anda menggosok gigi sebanyak dua atau tiga kali sehari untuk menghentikan terjadinya penyebaran bakteri di mulut. Sambut Umur Anda Beberapa orang kelihatan lebih sedih waktu usianya meningkat, juga beberapa orang yang malu mengatakan berapakah umur mereka. Barangkali Anda dapat menyembunyikan umur Anda namun Anda tak dapat menyembunyikannya dari alam. Tak soal bila Anda jadi tambah umur serta menua, asal Anda dapat merasakan hidup dengan jalan yang Anda gemari. Nikmati Kehidupan Sex Anda Orgasme nyatanya bisa menolong Anda terasa lebih muda. Banyak riset yang mengatakan bahwasanya terkait seksual 2 x satu minggu dengan teratur bisa kurangi kemungkinan diserang serangan jantung serta persoalan kardio vaskuar yang lain. Seperti Anda kenali bahwasanya jantung ialah otot yang paling utama dalam hidup Anda. Baca juga : Cara Alami Bikin Rambut jadi Hitam dan Berkilau Orgasme pula bisa merangsang otak Anda untuk melepas hormon yang bisa menambah sistem peredaran darah serta menambah kemampuan kerja jantung Anda. Olah Raga Tiada yang meragukan faedah olah raga untuk badan. Dengan olah raga badan bakal lebih bugar serta sehat. Anda tak mesti berolah raga yang berat-berat seperti mesti pergi ke pusat kesehatan tiap-tiap hari. Pastikan olah raga yang mudah seperti jalan pada pagi hari selama 30-60 menit, senam, yoga atau bersepeda enjoy di hari libur. Jauhi Penyakit Kanker Kanker ialah " alat kesayangan " malaikat maut untuk mencabut nyawa Anda. Seperti kita kenali, kanker telah banyak merenggut nyawa orang. Namun tahukah Anda bahwasanya satu diantara penyakit membahayakan ini dapat Anda tangkal dengan melakukan latihan kardio mudah. Suatu studi di Kampus Harvard, Amerika Serikat, kegiatan aerobik dengan cara teratur kurangi kemungkinan terkena kanker prostat lebih dari 60%. Jalan kaki ialah latihan kardio yang paling baik. Jalan kaki bisa menolong turunkan berat tubuh, meredakan stres, mencegah penyakit jantung serta ada banyak lagi.
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula