Waktu Posting : 29-08-2014 07:17 | Dibaca : 2767x
11-06-2024 23:54
Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya : 1. Tingginya Tekanan Darah Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90. 2. Kebiasaan Merokok Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho. 3. Mengidap Penyakit Jantung Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak. 4. Genetik Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 5. Obesitas Jika obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke. 6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat. 7. Mengidap Diabetes Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi. 8. Usia Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun. 9. Gender Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut. Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.
26-06-2014 01:05
Iklan Pasta Gigi senantiasa menghadirkan gigi putih serta bercahaya. Tahukah Anda bahwasanya makanan yang Anda konsumsipun memengaruhi kesehatan serta warna gigi? Teh Teh mempunyai reputasi semacam minuman yang menyehatkan. Sayangnya minum teh dengan cara teratur, dapat meninggalkan noda pada gigi putih Anda. Dokter gigi menyampaikan teh – terlebih beragam basic hitam – dapat meninggalkan noda lebih dari pada kopi. Juga studi teranyar sudah menemukan bahwasanya teh herbal serta teh putih juga mempunyai potensi untuk mengikis enamel serta mengakibatkan pewarnaan gigi. Saus serta Kecap Saus serta Kecap menaikkan kelezatan makanan, namun tipe saus yang amat berwarna seperti kecap, saus tomat, saus karijuga dipercaya mempunyai potensi “mewarnai” gigi yang amat tinggi. Pastikan saus terbuat berbahan alami tiada penambahan bahan perwarna serta berkumur atau sikatlah gigi anda selekasnya sesudah makan untuk kurangi kemungkinan noda tertinggal pada gigi Anda. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Minuman Energi Makanan serta minuman yang asam pula dapat mengakibatkan perubahan warna gigi. Riset teranyar menemukan bahwasanya minuman yang amat asam seperti minuman daya – dapat mengikis enamel gigi, mempermudah noda tertinggal pada gigi. Waktu olahraga, batasi konsumsi tipe minuman ini. Air barangkali jadi pilihan yang tambah baik – sekurang-kurangnya untuk gigi Anda. Wine Bila makanan atau minuman dapat menodai taplak meja, ia mempunyai potensi untuk menodai gigi Anda. Anggur merah, minuman asam dengan molekul berpigmen intens dikatakan tanin serta chromogens, populer semacam aspek pemicu pewarnaan gigi. Anggur putih juga lebih asam serta dapat mengakibatkan noda pula. Buah-buahan Kelompok “Beri” Buah-buah ini mempunyai molekul kecil dengan pigmentasi amat tinggi yang kerap melekat pada enamel gigi. Itu penyebab blueberi, blackberi, ceri, delima, serta buah-buahan “beri” berwarna yang lain dapat menodai gigi. Juice serta kue yang terbuat dari buah-buah pula dapat mengakibatkan noda. Buah dengan pigmentasi lebih sedikit – seperti anggur putih serta cranberry putih – condong lebih tak menodai gigi. Namun zat asam tetap dapat membahayakan enamel, jadi yakinkan untuk rajin menyikat gigi serta bersihkan dengan benang gigi. Soda, Cola serta Minuman Berkarbonasi lain Asam serta chromogens dalam minuman dapat mengakibatkan pewarnaan gigi. Keasaman dalam berbagai minuman berkarbonasi demikian kuat hingga sesungguhnya kandungannya sepadan dengan keasaman baterai. Minuman-minuman ini pula banyak yang memiliki kandungan zat aditif (perasa penambahan, pewarna penambahan, dan sebagainya) yang menaikkan efek erosif mereka. Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Permen Bila Anda suka pada makanan manis seperti permen, permen karet atau es cream yang bikin warna lidah anda beralih, makanan itu pula dapat bikin gigi anda ternoda. Untungnya, bila anda cuma konsumsi mereka sekali-kali saja, dampaknya tak terlampau besar. Lalu bagaimana meminimalkan pewarnaan gigi tetapi tetap memperoleh nutrisi dari makanan tersebut di atas? Blueberi, blackberi, serta saus tomat umpamanya, kaya bakal antioksidan. Jadi teruslah konsumsi mereka tetapi dengan jumlah yang seperlunya, atau sekali-kali ubahlah dengan sumber antioksidan lain, seperti kembang kol, apel, jeruk, serta melon. Kecuali itu, cobalah pakai sedotan untuk minum minuman kesayangan Anda – seperti soda, juice, serta es teh. Hal semacam ini sekurang-kurangnya menjaga gigi sisi depan Anda serta meminimalkan kontak dengan gigi-gigi sisi lain. Pastinya, janganlah lupa selalu untuk berkumur serta menyikat gigi setelah makan. 30 menit sesudah anda konsumsi sesuatu yang berbentuk asam, enamel gigi anda memiliki resiko alami abrasi apabila segera disikat. Oleh karenanya, berkumurlah dulu, lalu menyikat gigi. Bila anda tak pernah menyikat gigi, kunyahlah permen karet tiada gula sesudah Anda makan.
26-06-2014 01:24
Penyakit kanker kulit saat ini condong mengalami penambahan jumlahnya terlebih di Amerika, Australia, serta Inggris. Di Indonesia, pasien kanker kulit terbilang amat sedikit dibanding ke-3 negara itu. Walau begitu kanker kulit butuh dimengerti lantaran kecuali mengakibatkan kecacatan (mengakibatkan kerusakan tampilan), pada stadium lanjut pula dapat menyebabkan fatal untuk pasien. Artikel ini bakal menuturkan pada Anda jalan untuk menjauhkan diri dari kanker kulit serta bagaimana mengetahui beberapa gejala kanker kulit. Kanker kulit umumnya tumbuh di epidermis (susunan paling luar kulit), maka dariitu kanker kulit adalah kanker yang stadium awalannya paling gampang dideteksi, kanker tipe ini kebanyakan menyerang kulit putih dibanding kulit berwarna. Pemicu kanker kulit belum dapat di ketahui dengan cara pasti namun ada berbagai aspek yang memengaruhi terjadinya kanker kulit, diantaranya, paparan cahaya matahari yang terlalu berlebih, bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, kulit kurang pigmen seperti albino serta jenis kulit putih halus dengan rambut pirang serta mata biru lebih tak tahan pada cahaya matahari, kisah keluarga (turunan), radiasi ionisasi. Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Pencegahan dapat dilaksanakan dengan mengindari paparan cahaya matahari langsung yang terlalu berlebih (pakai tabir surya, topi, payung), hindari bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, serta jauhi radiasi ionisasi seperti cahaya X yang terlalu berlebih. Beberapa jenis penyakit kulit : 1. Basal cell carcinamo (BCC) Ini ialah tipe kanker kulit yang paling umum, ada resiko yang semakin besar untuk individu yang mempunyai kisah keluarga dengan penyakit itu serta beberapa orang yang kerap bersentuhan seketika dengan cahaya UV lewat cahaya matahari, atau barangkali di waktu dulu sempat terkena bahan kimia terlebih arsenik. Suatu cara yang umum dari operasi ialah electrodessication serta kuretase (ED & C), penyembuhan lain untuk tipe kanker kulit mencakup kemoterapi temaal, x-ray, cryosurgery, terapi photodynamic, atau obat temaal peningkat kekebalan tubuh seperti Imiquimod. Tipe kanker kulit ini tak hingga membahayakan jiwa namun bila tak diatasi dapat mengakibatkan perubahan wujud, perdarahan, serta membuahkan rusaknya lokal di berbagai sisi seperti, telinga hidung mata, serta bibir. 2. Karsinoma sel skuamosa (SCC) Tipe kanker kulit ini ialah tumor ganas dari epitel yang menunjukkan diferensiasi sel skuamosa, Ini ialah wujud dari kanker tipe karsinoma yang barangkali berlangsung dalam beragam organ terhitung kulit, mulut, kerongkongan, paru-paru serta leher rahim. Squamous cell carcinoma umumnya di kembangkan dalam susunan epitel kulit serta kadang-kadang di beberapa selaput lendir tubuh, tipe kanker ini dapat dipandang di kulit, bibir, didalam tenggorokan, mulut serta kerongkongan, serta ditandai dengan kulit bersisik merah sebagai luka terbuka. Merokok adalah aspek resiko yang penting dari penyakit ini. Baca juga : Tips Mudah Atasi Bau Badan Aspek resiko yang lain meliputi biasanya bersentuhan seketika dengan cahaya matahari, terapi radiasi, paparan karsinogen, iritasi kulit kritis atau peradangan, penyakit genetika, serta ada lesi premaligna. Untuk mendiagnosa penyakit ini, dikerjakan biopsi dimana sampel dari jaringan kulit yang terkena di ambil serta di check dibawah mikroskop, apabila ditemukan kanker, operasi bakal dikerjakan untuk menghilangkannya. 3. Melanoma Tipe kanker kulit ini ialah tipe yang paling mematikan, melanoma ialah tumor ganas pada melanosit. Melanosit terlebih berlangsung pada kulit namun pula dapat ditemukan ditempat lain, terlebih di mata. Beberapa besar melanoma datang dari kulit, seperti umumnya wujud kanker, deteksi awal penyakit pada pasien menyajikan peluang yang tambah baik untuk bertahan hidup. Sudah ditemukan dalam riset bahwasanya paparan radiasi ultraviolet ialah satu diantara kontributor utama perubahan melanoma. Aspek-faktor lain yakni mutasi atau kehilangan semua gen supresor tumor, suatu keluarga yang mempunyai kisah melanoma menyajikan kemungkinan yang amat besar untuk menambah resiko seorang untuk terkena kanker melanoma ini. Tiap-tiap tahi lalat yang tak teratur dalam warna atau wujud mesti dibawa ke dokter untuk memastikan apakah itu adalah melanoma ganas yaitu wujud kanker kulit yang paling serius serta membahayakan nyawa atau bukan, diagnosis melanoma memerlukan pengalaman, selaku fase awal barangkali tampak seperti suatu tahi lalat yang tak beresiko atau tak mempunyai warna sekalipun. Penyembuhan kanker kulit tipe ini mencakup operasi, penyembuhan atau kemoterapi, radiasi serta terapi lain.