Waktu Posting : 03-05-2014 14:23 | Dibaca : 3008x
Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping - Merawat kulit wajah adalah hal yang sangat penting. memiliki kulit wajah yang sehat, putih, bersih, dan indah menjadi idaman bagi setiap orang. Tentunya anda juga ingin kulit anda menjadi sehat, putih dan Nampak bercahaya ketika dipandang. Cara merawat kulit wajah secara alami tidak terlalu sulit, hanya saja keteraturan dan ketelatenan diperlukan untuk menjaga kestabilan dan perawatan kulit wajah secara teratur. Cara yang paling mudah untuk menjaga kulit wajah agar tetap sehat adalah rajin mencuci muka. Karena Kulit wajah Sangat mudah terkena debu dan keringat setiap harinya. Jika anda tidak rajin mencuci muka maka wajah anda akan terlihat Nampak lebih kusam, berminyak dan kotor. dampaknya kulit anda mudah berminyak dan berjerawat. oleh sebab itu harus rajin mencuci muka agar kotoran yang melekat pada kulit anda dapat dikurangi.
Merawat wajah dengan menggunakan bahan alami adalah cara untuk menjaga kulit wajah dari resiko kerusakan kulit. Karena sifat dari bahan alami yang ramah lingkungan dan tidak memiliki efek samping. Ternyata Untuk merawat wajah secara alami kita bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat dan sering kita temui disekitar atau bahkan di dapur kita. Untuk perawatan wajah secara alami dan menggunakan bahan alami memang sedikit lebih repot dari pada perawatan wajah yang tidak alami atau menggunakan bahan kimia. Bahan-bahan alami tersebut memiliki keunggulan dan kelebihan masing-masing. Dan anda juga bisa memakainya dengan cara mencampur bahan-bahan untuk membentuk suatu ramuan.
Baca juga : Waspadai Batuk, Tapi Jangan Takut
Berikut bahan dan cara yang harus dilakukan untuk merawat wajah secara alami dengan menggunakan buah-buahan segar.
· Tomat
Buah tomat mempunyai kemampuan untuk mengurangi minyak, membersikan sekaligus memberikan asupan nutrisi untuk wajah karena tomat banyak mengandung vitamin C. Selain itu Buah tomat juga mengandung antioksidan yang mampu untuk mengatasi iritasi kulit wajah yang terkena sengatan sinar ultraviolet, mencerahkan kulit dan mengurangi flek hitam atau komedo. Untuk membuat masker dengan menggunakan buah tomat sangatlah mudah, caranya dengan menghaluskan 1 buah tomat kemudian di campur dengan 1 sendok madu lalu aduk hingga rata. setelah itu oleskan masker tersebut keseluruh bagian wajah anda. Diamkan selama 15 menit setelah itu bilas dengan air hangat lalu dilanjutkan dengan menggunakan air dingin.
· Jeruk Nipis atau Lemon
Lemon berfungsi sebagai pembersih, menghaluskan dan mengangkat sel kulit mati, mengecilkan pori-pori wajah agar tampak lebih kencang dan menghilangkan flek hitam pada wajah. Lemon adalah sumber alami dari Asam alpha hidroksi (AHA), antioksidan dan banyak mengandung vitamin C yang sangat baik untuk kulit wajah. untuk menggunakan lemon pada wajah caranya adalah campurkan 1/8 cangkir almond bubuk, susu atau krim 2 sendok makan dan 1 sendok teh air jeruk lemon. aduk sampai semua bahan benar-benar tercampur. Kemudian oleskan kebagian wajah secara merata lalu diamkan selama kurang lebih 10 - 15 menit kemudian bilas dengan air hangat.
· Bengkuang
Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak produk kecantikan yang menggunakan bahan dasar dari Bengkuang. Karena bengkuang berfungsi untuk memutihkan, mencerahkan dan menyamarkan flek hitam pada wajah yang diakibatkan oleh jerawat. pasalnya bengkuang memiliki kandungan, plachyrhizon,rotenon, vitamin C dan B1. cara untuk membuat masker dengan menggunakan buah bengkuang sangatlah mudah, caranya kupas dan cuci 1 buah bengkuang sampai terlihat bersih kemudian parut hingga lembut. Kemudian peras hasil parutan tersebut menggunakan saringan untuk di ambil airnya. Letakan air perasan pada wadah atau mangkok dan diamkan selama ½ jam. setelah setengah jam lebih maka akan terlihat endapan pada perasan buah bengkuang tadi. Setelah endapat terlihat, buanglah air bagian atas yang terlihat bening. Setelah air dibuang maka anda akan mendapatkan hasil dari sari buah bengkuang tersebut. Setelah itu oleskanlah secara merata kebagian wajah anda diamkan selama 15 menit agar masker yang anda gunakan mengering. Setelah itu bilas dengan air hangat terlebih dahulu setelah itu dilanjutkan dengan air dingin supaya hasil dari masker tersebut maksimal.
Baca juga : Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan
· Alpukat
Buah alpukat berfungsi untuk menjaga kelembaban dan member asupan nutrisi serta menghaluskan kulit wajah agar Nampak bersih dan halus. Hal ini karena buah alpukat mengandung vitamin C dan vitamin E yang berguna untuk meremajakan kulit sehingga kulit anda tampak lebih kencang tanpa adanya kerutan atau flek hitam di wajah sehingga wajah anda Nampak bersinar. Cara untuk membuat masker wajah dengan menggunakan buah alpukat sangatlah mudah yaitu dengan menghaluskan daging yang terdapat pada buah alpukat menggunakan sendok dan juga dapat menggunakan blender agar lebih efisien. Setelah lembut oleskan pada bagian wajah secara merata diamkan selama 15 menit. kemudian bilas dengan air hangat. Lakukan secara teratur agar hasilnya lebih maksimal.
· Pisang
Buah pisang adalah buah yang sangat sering kita jumpai dan mudah untuk didapatkan. manfaat dari buah pisang yaitu untuk meremajakan kulit dan membuat kulit wajah menjadi lembab dan kenyal. Buah pisang yang digunakan adalah pisang ambon. karena pisang ambon dapat menghilangkan flek hitam pada wajah. Cara yang harus dilakukan untuk membuat masker wajah adalah dengan mengambil 1 buah pisang ambon, kupas kulitnya dan hancurkan buah dengan menggunakan blender. Setelah itu tambahkan 1 sendok madu kedalam pisang yang telah dihancurkan, dan oleskan secara merata pada bagian wajah anda dan diamkan selama 30 menit. Lalu bilas dengan air hangat.
· Apel
Apel memiliki kemampuan untuk mengurangi minyak pada kulit wajah karena memiliki kandungan zat lastin dan kolagen, memberikan nutrisi dan vitamin yang berguna untuk proses generasi sel kulit, dan mencegah penuaan dini pada kulit wajah dengan kandungan antioksidan. Cara membuat masker tersebut yaitu dengan cara: buah apel dihaluskan terlebih dahulu dengan menggunakan blender tanpa campuran air. Setelah lembut oleskan keseluruh wajah secara merata, diamkan selama 20-30 menit. Kemudian bilas dengan air hangat kemudian dilanjutkan dengan air dingin agar pori-pori kulit wajah mengecil.
Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal
· Mentimun
Mentimun berfungsi sebagai pengangkat noda atau flek hitam pada kulit wajah dan dapat menjadikan wajah Nampak bersih dan bercahaya. Mentimun mengandung vitamin A, B komplek, Vitamin C dan E yang berfungsi sebagai antioksidan. hal yang harus dilakukan untuk membuat masker wajah menggunakan buah mentimun yaitu dengan menyiapkan buah mentimun secukupnya, cuci hingga bersih kemudian haluskan dengan menggunakan blender. buang ampas dari buah mentimun tersebut kemudian tambahkan 1 sendok air perasan jeruk lemon, campurkan dan aduk hingga rata. kemudian tambahkan satu butir putih telur yang telah dikocok, aduk hingga putih telur dan sari mentimun menjadi rata dan berbentuk seperti pasta. Setelah itu oleskan pada bagian wajah hingga merata diamkan selama 30 menit sampai mongering kemudian bilas dengan air hangat.
14-07-2023 09:27
Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, dan pepaya adalah buah yang sangat umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buah pepaya mengandung beragam nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti : Vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K Serat Kalsium Potasium Folat Magnesium Selain beragam vitamin dan mineral di atas, pepaya juga mengandung beragam antioksidan, seperti likopen. Di samping buahnya yang berutrisi, bunga pepaya juga dipercaya memiliki beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan . Ragam Manfaat Pepaya Sebagian orang mungkin mengenal pepaya hanya sebagai buah yang dapat melancarkan pencernaan saja. Padahal, sebenarnya ada beragam manfaat lain dari buah pepaya dan baik untuk kesehatan tubuh, antara lain : Menjaga kesehatan mata Buah pepaya diketahui mengandung vitamin A yang baik untuk mata. Selain itu, kandungan vitamin A dalam buah ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan penglihatan yang berkaitan dengan pertambahan usia, seperti degenerasi makula. Memelihara kesehatan rambut dan kuku Ragam vitamin dan mineral yang terkandung di dalam buah pepaya dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dan kuku. Buah dengan daging berwarna jingga ini bahkan bisa diolah menjadi masker rambut untuk menyuburkan dan melebatkan rambut. Memulihkan kulit yang terbakar sinar matahari Pepaya mengandung zat antioksidan yang bernama likopen. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung likopen dapat menjaga kesehatan kulit. Hal ini karena likopen dapat menangkal kerusakan sel akibat paparan sinar matahari dan mengurangi kulit kemerahan akibat terbakar sinar matahari. Melancarkan pencernaan Manfaat pepaya yang satu ini tentu tidak asing lagi. Hal ini karena pepaya mengandung tinggi serat dan enzim papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Penelitian mengungkapkan bahwa rutin mengonsumsi pepaya diketahui dapat meredakan konstipasi dan perut kembung. Menjaga kesehatan jantung Kandungan vitamin C dan likopen di dalam pepaya, menjadikan buah ini sebagai salah satu makanan yang baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, kandungan antioksidan dalam pepaya juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada dalam tubuh. Menjaga kesehatan kulit Berbagai nutrisi dalam pepaya mampu membuat kulit tetap sehat dan terlihat muda. Misalnya, enzim papain yang dapat melembutkan kulit serta vitamin A dan C yang mengurangi kerutan dan memudarkan bintik hitam. Tak hanya itu, kandungan vitamin C juga berfungsi untuk membantu tubuh memproduksi kolagen yang dapat mengurangi keriput di kulit. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh Kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, dan vitamin E membuat pepaya menjadi salah satu buah yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari penyakit infeksi, seperti pilek dan flu. Selain beberapa manfaat di atas, buah pepaya juga dapat mengurangi risiko terkena kanker. Hal ini berkat kandungan antioksidan likopen yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Tak hanya buahnya, daun dari pohon pepaya juga baik untuk dikonsumsi, terutama jika Anda sedang menderita penyakit demam dengue. Daun pada buah pepaya dipercaya dapat meningkatkan trombosit lebih cepat. Untuk mendapatkan beragam manfaat pepaya bagi kesehatan tubuh, konsumsilah buah ini secara rutin, misalnya sebagai camilan atau pencuci mulut setelah makan. Dan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai informasi kesehatan, gadget , dunia otomotif maupun lainnya, kunjungi situs https://www.ireschannel.my.id/.
26-01-2016 09:26
Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
05-06-2014 14:42
Diet berhasil tanpa olahraga dapat dilakukan dan seringkali menjadi pilihan banyak kalangan. Menguruskan badan tanpa olahraga dilakukan untuk membuat tampilan anda lebih percaya diri dengan tubuh ramping. Memiliki postur tubuh ramping dan molek adalah salah satu keinginan setiap wanita. Sehingga wanita yang memiliki tubuh gemuk cenderung merasa minder dan ingin menguruskan postur tubuhnya apalagi wanita gadis. Seiring dengan perkembangan zaman banyak sekali obat penurun berat badan yang bisa dikonsumsi namun harus diwaspadai akan efek sampingnya. Mereka yang malas berolahraga lebih memilih untuk menggunakan obat pelangsing tapi sebenarnya cara tersebut salah. Tanpa melakukan olahraga pun menguruskan badan bisa dilakukan secara alami dengan mengatur pola makan dalam sehari – sehari. Sehingga tanpa melakukan olahraga mereka bisa memiliki postur yang ramping dan siset. Ketika malas berolahraga anda perlu mengetahui cara menguruskan badan tanpa olahraga dengan mengatur pola makan yang lebih sehat dengan mengkonsumsi sayur dan mengurangi konsumsi makanan berlemak. Pasalnya makanan berlemak menjadi pemicu utama yang membuat tubuh menjadi gemuk dan seringkali terlihat bergelambir terutama pada bagian perut, dengan demikian akan menyebabkan suatu penyakit karena obesitas. Berikut ini adalah cara – cara yang bisa dilakukan untuk melakukan diet berhasil tanpa olahraga. Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi 1. Kurangi Porsi Makan. Untuk mengurangi porsi makan baik pada pagi siang ataupun malam gunakan piring kecil yang hanya cukup untuk sedikit nasi dan lauk yang rendah lemak, sehingga jika biasanya mengkonsumsi daging sebaiknya mengganti dengan sayuran hijau. Cara ini dapat dilakukan dengan tujuan supaya jumlah lemak di dalam tubuh berkurang melalui proses metabolisme tubuh dan sebaiknya lakukan setiap hari agar tubuh terlatih dengan baik. 2. Konsumsi Makanan Beragam Warna. Cara ini dilakukan supaya merasa cepat kenyang saat makan. Misalnya dengan sayur sop dilengkapi dengan buncis berwarna hijau dengan wortel berwarna oranye serta gubis berwarna putih dan kentang . Dengan olahan menu makanan dari sayur yang mengandung antioxidant ini, akan membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh secara baik. 3. Atur Pola Makan Dalam Waktu Tepat. Harus bisa mengatur pola makan yang mampu membuat kondisi tubuh gemuk menjadi ramping secara perlahan. Untuk mendapatkan postur tubuh yang ramping makanlah pada pagi hari di jam 8 kemudian siang pada jam 12 dan untuk makan ke-3 sebaiknya jam 6 sore dengan porsi lebih sedikit karena kebutuhan kalori pada malam hari lebih sedikit dimana tubuh hanya butuh waktu untuk beristirahat. Baca juga : Menurunkan Kolesterol 4. Hindari Makan Di atas Jam 8 Malam. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan lemak karena kalori pada malam hari tidak dibutuhkan terlalu banyak sehingga anda harus bisa membatasi nafsu makan mulai jam 7 malam. Jika terasa lapar pada malam hari diatas jam 7 sebaiknya menganjal dengan cemilan sehat yaitu berupa buah ataupun hanya minuman berantioxidant tinggi seperti teh ataupun jus buah dicampur dengan sayur yang memiliki kandungan serat tinggi. Merampingkan badan tanpa harus berolahraga yang alami dan membuat postur tubuh menjadi langsing juga sehat. Beberapa cara yang dijelaskan diatas bisa dilakukan untuk memiliki postur tubuh ramping tanpa melakukan olahraga berat. Cara diatas harus dilakukan dengan didasari niat tanpa ada keterpaksaan. Karena hal ini akan berjalan secara baik dan tubuh ramping secara perlahan jika dilakukannya secara telaten. Postur tubuh yang semula gemuk akan berubah menjadi ramping dengan prose cukup lama tidak bisa berlangsung secara instant ketika melakukan diet berhasil tanpa olahraga.