Waktu Posting : 11-06-2014 19:07 | Dibaca : 2816x
08-12-2017 06:53
Tips Merawat Jilbab Agar Awet Serta Tahan Lama - Kerudung atau jilbab saat ini sudah menjadi salah satu outfit bagi muslimah. Dan tentunya sangatlah penting untuk memperhatikan cara merawat kerudung atau jilbab agar koleksi jilbab anda terlihat seperti baru walaupun sudah sering digunakan dan agar daya pakainya lama. Merawat jilbab dengan benar merupakan salah satu investasi berharga. Terlebih lagi bila kamu membeli jilbab atau kerudung tersebut dengan harga yang tidak murah. Nah berikut ini tips merawat kerudung atau jilbab agar tidak gampang pudar warnanya serta tahan lama ya temans. Simak yuk di bawah ini : 1. Menghindari kerudung atau jilbab dicuci dengan menggunakan mesin cuci atau sikat Supaya kerudung atau jilbabmu awet, maka sebisa mungkin hindari untuk mencucinya dengan menggunakan mesin cuci atau sikat. Karena bila kerudung atau jilbab sebenarnya cukup dicuci dengan mencelupkan pada air detergen disertai dengan kucekan lembut. Jangan menggunakan sikat berbulu yang berbulu keras karena akan membuat jilbabmu kasar atau bahkan berpasir. Usahakan untuk tidak memeras jilbab dengan keras. Peraslah dengan lembut serta dikeringkan dengan cara diangin-anginkan saja. Hindari pemakaian mesin cuci pengering. 2. Menggunakan air hangat untuk membersihkan jilbab atau kerudung Bila kerudung atau jilbabmu terkena noda, gunakan air hangat untuk membersihkannya. Karena penggunaan air hangat pada saat mencuci diyakini dapat membuat noda lebih gampang hilang. 3.Ketika mencuci, pisahkan jilbab dengan pakaian Kemungkinan ada pakaian yang luntur pada saat memncuci dapat berpotensi menodai warna jilbab. Dan untuk menghindari jilbab atau kerudungmu dari kelunturan tersebut maka pisahkan jilbab menurut warna. 4.Menjemur jilbab atau kerudung di tempat yang teduh Setelah selesai dicuci, sebaiknya menjemur jilbab atau kerudung pada tempat yang teduh serta tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ini bertujuan agar warna jilbab awet atau tidak bladus. 5.Menyimpan kerudung atau jilbab dalam plastik klip atau juga dengan cara menggulungnya Pada umumnya kaum wanita mengoleksi kerudung atau jilbab lebvih dari enam. Untuk iti simpanlah jilbab dalam plastik klip atau dengan menggulungnya sebelum disimpan dalam kotak atau box penyimpanan atau lemari khusus untuk jilbab. Dan untuk jilbab atau kerudung yang berhiaskan batu-batu tau payet sebaiknya lipat dan tumpuklah jilbab kemudian dibatasi dengan kertas tipis di antara jilbab payet tersebut agar tidak tersangkut dengan jilbab yang lainnya. Atau dapat juga dengan cara menggantungnya di lemari dan kelompokkan jilbab menurut warna dan jenisnya agar mudah pada saat mencari. 6.Menyetrika kerudung atau jilbab dengan suhu rendah Sebaiknya setelah selesai dicuci dan kering, usahakan untuk tidak langsung menyetrikanya. Kerudung atau jilbab disetrika pada saat akan dipakai saja. Gunakan setrika dalam suhu yang rendah agar tidak merusak kain, tekstur dan warna jilbab. Menyetrika dengan suhu rendah sangat berguna dalam merawat jilbab model paris seperti paris rainbow yang memiliki tekstur lembut atau bahkan juga pashmina ceruti. Hindari menekan lipatan kerudung saat menyetrika. Itulah beberapa tips dalam merawat kerudung atau jilbab agar awet dan tahan lama. InsyaAllah dengan perawatan yang tepat, kerudung atau jilbab yang kita miliki akan awet dan tetap cantik saat dipakai. Selamat mencoba ya....
29-05-2014 01:36
Pasien diabetes yang memakai insulin untuk melindungi atau mengontrol gula darah, baiknya mempunyai edukasi yang baik perihal bagaimana pemakaian insulin ini. Pasalnya, semacam satu diantara zat kimia, insulin juga mempunyai kestabilan yang perlu dicermati, lantaran bila kestabilan insulin ini rusak, maka efektivitas insulin juga bakal rusak. Untuk pasien diabetes yang memakai insulin, terdapat banyak point utama yang perlu dicatat supaya pemakain insulin bisa efisien, yakni : Penyimpanan Insulin Memastikan Stabilitas Insulin Meskipun banyak cairan yang aman disimpan didalam kulkas, tetapi janganlah kerjakan hal itu pada insulin. Insulin malah bakal rusak bila Anda menyimpannya didalam tempat yang benar-benar dingin, seperti kulkas atau freezer. Baca juga : Waspadai Bronkhitis Pada Balita Serta, janganlah juga letakkan insulin ditempat yang bersuhu panas, seperti tempat yang segera bertemu dengan cahaya matahari, didalam wadah memiliki bahan indicator pengantar panas, dan lain-lain. Sama perihal dengan insulin yang rusak ditempat dingin, hal ini dapat bakal berlangsung bila insulin di taruh ditempat yang benar-benar panas. Untuk Anda yang benar-benar mobile, sukai lakukan traveling, maka jauhi menaruh insulin dalam bagasi mobil atau motor, lantaran suhu panasnya akan mengakibatkan rusaknya insulin. Bila Anda suka melancong, berkonsultasilah pada Apoteker untuk tahu di mana sangkanya Anda dapat menaruh insulin. Barangkali Anda bakal dianjurkan beli box spesial yang dapat melindungi stabilitas insulin. Pemakaian Insulin di Saat yang Berbeda Kembali lagi untuk Anda yang sukai melancong, cermati perbedaan saat Pada tempat anda waktu ini dengan tempat maksud Anda. Perbedaan saat ini dapat memengaruhi saat Anda untuk menyuntikan insulin. Terutama bila perbedaan saat itu terlampau panjang, umpamanya Pada Asia serta Eropa. Baca juga : Jus Kentang Mampu Turunkan Berat Badan Tanyakan ke dokter Anda sebelum saat Anda melancong jauh, perihal bagaimana Anda bisa mengatur jadwal dalam memakai insulin itu, hingga akhirnya terus efisien. Pemakaian Insulin di pesawat terbang Saat Anda mesti memakai insulin diatas pesawat terbang, barangkali banyak hal butuh Anda cermati. Diatas pesawat terbang desakannya pasti tidak sama. Nah, waktu Anda memakai insulin timbul kecemasan bila jumlah insulin yang Anda input ke jarum suntik bakal dipengaruhi oleh tekan hawa seputar, hingga jumlahnya jadi tak akurat. Sebaiknya Anda menyuntikan insulin sebelum saat pesawat take off atau menanti hingga landing. Menanggung derita penyakit diabetes bukan hanya rintangan untuk Anda untuk melancong. Anda dapat dengan efisien memakai insulin setiap saat, seandainya Anda telah tahu bagaimana caranya efektifnya.
08-07-2016 01:32
Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat pun tersaji. Tapi patut diingat, tidak semua makanan yang tersaji di meja makan baik untuk kesehatan Anda. Jangan sampai makanan Lebaran ini membuat Anda terserang penyakit. Coba cek, apakah makanan tersebut membahayakan kesehatan Anda atau tidak. Jangan sampai perayaan hari kemenangan membuat Anda jatuh sakit. Waspadai 5 makanan Lebaran yang berbahaya bagi kesehatan Anda: Baca juga : Tips Bercinta Sepanjang Malam 1. Opor Ayam atau Rendang Makanan Lebaran identik dengan opor ayam dan rendang daging karena memiliki rasa yang istimewa dan terkenal akan kelezatannya. Tapi makanan ini harus Anda waspadai karena menggunakan bahan utama santan, yang dapat memicu kolesterol dalam tubuh meningkat. Sebaiknya makanlah opor dan rendang tidak secara berlebihan agar kolesterol dalam tubuh Anda tidak meningkat. Pilihlah salah satu, jika Anda makan rendang daging, maka baiknya Anda tidak mengambil opor ayam ke dalam piring Anda. 2. Gulai Kari dan Sate Kambing Makanan Lebaran kedua yang harus diwaspadai adalah gulai kari dan sate kambing. Sama halnya dengan makanan Lebaran pertama yaitu opor, makanan ini juga mengandung santan dalam mengolahnya. Sudah pasti, ketika Anda memakan makanan tersebut secara berlebihan, maka kolesterol dalam tubuh akan meningkat. Tak hanya itu, sate kambing juga diketahui dapat memicu hipertensi dan dyslipidemia serta dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke bagi penderitanya. 3. Es Sirup dan Soda Minuman menyegarkan ini memang paling enak ketika diminum bersama dengan makanan Lebaran yang telah disajikan, terlebih lagi disajikan dengan es batu yang dingin. Walaupun enak, ingatlah bahwasanya rasa manis dari sirup bisa mengakibatkan efek yang buruk pada tubuh. Glukosa atau gula yang tinggi berpotensi penyakit diabetes melitus dan obesitas. Sedangkan minuman soda dapat membahayakan kesehatan lambung dan tulang. Jadi, batasi konsumsi dua minuman ini ya. 4. Soto Jeroan Siapa yang tidak akan tergoda dengan makanan Lebaran yang satu ini? Kuah sotonya yang hangat dan gurih, dicampur dengan bawang goreng yang lezat, pas sekali dengan hidangan ketupat yang pasti ada di meja saat Idulfitri. Soto Jeroan selalu menjadi biang keladi ketika kolesterol dan asam urat menyerang, pasalnya makanan lezat ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh Anda. Selain kolesterol dan asam urat, makanan ini juga dapat memicu penyakit serangan jantung. 5. Kue Kering Sama halnya dengan opor ayam, kue kering juga menjadi salah satu makanan Lebaran utama yang akan hadir. Tak lengkap rasanya bila kue kering dalam stoples tidak hadir di meja saat Lebaran. Baca juga : Menangani Keracunan MSG Sayangnya kue kering dengan rasa manis dan gurih ini memiliki kandungan kalori yang tinggi. Sehingga Anda yang mengidap diabetes melitus dan obesitas diharapkan menjauhi hidangan kue-kue kering ini. Semua makanan Lebaran yang tersaji di meja makan memang memiliki rasa yang lezat dan nikmat, terlebih lagi disantap bersamaan pada acara halal bihalal oleh keluarga. Pada saat yang sama, hal ini juga patut Anda waspadai, karena makanan yang tersaji pada saat lebaran dapat membuat kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat.