Waktu Posting : 08-06-2014 17:46 | Dibaca : 3008x
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
10-06-2014 14:41
Makin umur kita menua, makin tua juga badan serta makin menyusut daya otak kita. Terdapat banyak jenis makanan serta suplemen yang diakui bisa menambah konsentrasi, daya ingat serta melakukan perbaikan manfaat otak. Berikut inii contoh makanan yang baik untuk fungsi otak antara lain : Kafein Kafein bisa berikan daya, menambah kewaspadaan, menolong supaya lebih konsentrasi serta menambah konsentrasi. Kafein terdapat dalam kopi, coklat, energy drinks serta obat-obatan. Kafein juga menolong seorang terus terjaga ( kurangi kantuk) meskipun cuma berbentuk sesaat. Konsumsi kafein berlebihan bakal bikin gelisah. Gula (glukosa) Gula bisa menambah kewaspadaan. Gula jadi ‘bahan bahan’ untuk menggerakkan manfaat otak. Bukan hanya gula yang keseharian Anda pakai untuk menyeduh teh, namun glukosa. Glukosa dihasilkan dari sistem metabolisme gula serta karbohidrat yang Anda konsumsi. Tersebut mengapa satu gelas minuman manis bisa menolong daya ingat, sistem memikirkan serta mental (juga berbentuk sesaat). Baca juga : Cara Menjaga Suara Agar Tetap Maksimal Sarapan Suatu studi menyampaikan, seorang yang senantiasa sarapan seperlunya (terlebih untuk pelajar), bisa menambah daya ingat. Sarapan yang baik ialah kombinasi buah fresh, susu serta biji-bijian kaya serat (sereal). Sarapan dengan kalori tinggi malah bakal menghalangi konsentrasi serta bikin tubuh jadi lesu. Protein Konsumsi ikan yang kaya bakal omega 3 benar-benar baik untuk menambah daya kerja otak. Konsumsi omega 3 dapat juga turunkan kemungkinan terkena Alzheimer ( sukatia) serta stroke. Baiknya konsumsi ikan 2 kali (2 porsi) dalam satu minggu. Baca juga : Makanan Pereda Asam Lambung yang Meningkat Kacang-kacanagan serta coklat Kacang serta biji-bijian kaya bakal vitamin E (antioksidan). Coklat pahit (dark cocholate) juga memiliki kandungan banyak antioksidan, yang memiliki kandungan stimulan alami seperti kafein. Baiknya konsumsi 1 ons coklat serta kacang-kacangan tiap-tiap harinya. Alpukat serta gandum Aliran darah menyokong manfaat kerja organ di semua badan, terlebih jantung serta otak. Dengan rajin konsumsi gandum serta alpukat (seperlunya) bisa kurangi kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular, kurangi lemak jahat, kurangi penumpukan plak serta memperlancar aliran darah. Biji-bijian (umpamanya jagung – popcorn) serta gandum, juga memiliki kandungan banyak serat serta vitamin E. Alpukat yang memiliki kandungan lemak tidak jemu juga baik untuk aliran darah. Blueberries Bisa membuat perlindungan otak dari rusaknya disebabkan radikal bebas.
07-06-2014 03:08
Banyak perbincangan tentang penyembuhan herbal dalam mengobati penyakit di banding dengan penyembuhan dalam dunia kedokteran. Ditambah lagi dengan adanya banyak obat herbal yang belum diuji dengan cara klinis. Penyembuhan herbal bebasis ramuan tradisional yang datang dari tumbuhan alami sudah banyak dipakai dari zaman dulu. Manfaat obat ini sudah diakui menurut fakta empiris sepanjang bertahun-tahun. Hal semacam ini jadi penyebab timbulnya banyak riset pada beragam jenis tanaman untuk tahu kandungannya, dan bagaimana prosesnya dalam mengobati penyakit. Seperti dalam penyembuhan kanker yang bisa ditempuh dengan jalan medis ataupun herbal. Kanker semacam penyakit beresiko serta mematikan pastinya dibutuhkan penanganan serius. Dua tipe Cara penyembuhan dalam menyembuhkan kanker mempunyai konsekwensi sendiri. banyak pakar bedah tumor yang berasumsi bahwasanya pola penyembuhan herbal tak punya pengaruh pada kesembuhan pasien. Sesaat itu, obat kimia dikira bisa punya potensi mengganggu kemampuan kerja obat antikanker yang tengah dikonsumsi. Baca juga : Kulit Manggis dan Jenis Kanker yang Mematikan Walau sekian waktu ini ke-2 tipe penyembuhan itu malah bisa digabungkan, yakni dengan melakukan kemoterapi sekalian penyembuhan herbal. Pada beragam tipe tumbuhan yang digunakan semacam zat antikanker mempunyai kandungan flavonoid yang berguna untuk menyembuhkan kanker. Flavonoid merupakan senyawa yang terbagi dalam 15 atom karbon yang ada pada 2000 lebih tipe tumbuhan yang sudah diidentifikasi. Flavonoid ini terdiri dari tiga grup, yakni antosianin, flavonol, serta flavon. Tetapi dalam tiap-tiap tumbuhan itu mempunyai kandungan flavonoid yang beragam, hingga mempunyai gabungan serta jumlah yang bermacam untuk digunakan semacam obat kanker. Flavonoid mempunyai penyebaran yang luas dan tingakt toksisitasnya yang rendah, berikan keuntungan yang besar dalam badan. Zat ini dapat memodifikasi reaksi badan pada penyakit. Kecuali melawan kanker, flavonoid akan menghimpit peradangan atau inflamasi, mengontrol kandungan gula dalam darah, membuat perlindungan badan dari serangan penyakit jantung, dan melakukan perbaikan system imunitas (kekebalan) pada badan. Baca juga : Wanita Butuh Tidur Cukup dan Berkualitas Dalam pada itu, manfaat flavonoid dalam kemoterapi ialah untuk menambah kemampuan kerja kemoterapi serta turunkan efek toksin atau racun pada sistem kemoterapi. Gabungan ke-2 tipe penyembuhan ini mempunyai kesempatan besar dalam membunuh kanker, lantaran penyembuhan ini mempunyai langkah yang tidak sama dengan fungsinya masing-masing. Kemoterapi bakal membunuh sel kanker, tetapi tak bisa menghindar penyebaran sel kanker ke organ lain. Sesaat flavonoid bakal menghindar penyebaran sel kanker, dan berperan untuk menghimpit ada perkembangan pembuluh darah yang baru serta menghimpit terjadinya metastasis (penyebaran ke organ lain). Karena, kecuali penyembuhan medis, perlu untuk diperhitungkan mengenai konsumsi obat herbal untuk menangani penyakit kanker. Tetapi penting dicermati, penyembuhan mesti dilaksanakan dengan cara berkelanjutan serta persisten untuk kesembuhan Anda.