Buat Resep Makanan dan Minuman yang Mudah dan Bergizi ini Untuk Balita di Rumah

Additional Image

Waktu Posting : 26-06-2018 16:22 | Dibaca : 1676x

Setiap orangtua pasti ingin mendukung perkembangan anaknya, agar berkembang dan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu setiap orangtua berusaha secara maksimal menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan anaknya agar bisa mendapatkan proses pertumbuhan yang baik. Termasuk juga dalam menyediakan makanan yang sehat dan bergizi demi perkembangan anak. Apalagi saat masa emas perkembangan balita, misalnya saat usia 2 tahunan. Pada usia ini anak sedang banyak belajar hal baru, sehingga orang tua harus betul-betul mendukung perkembangan balita dengan baik dan maksimal. Demi mendapatkan itu semua, orangtua harus memenuhi kebutuhan gizi anak yang bisa disediakan melalui makanan dan minuman. Nah, daripada harus membeli makanan instan yang masih ditambahi pengawet, lebih baik membuat sendiri di rumah. Berikut ini beberapa resep makanan yang mudah dibuat.

 ·         Sup Ayam

Kaldu ayam dan ayam bisa memberikan protein yang seimbang bagi balita yang sedang berkembang. Dipadukan dengan berbagai macam sayuran yang kaya akan vitamin seperti brokoli bisa menambah gizi bagi balita. Cara membuatnya juga cukup mudah.

1.      Potong sayuran dan secara terpisah rebus ayam

2.      Masukan sayuran setelah ayam mendidih

3.      Masukkan bumbu yang terbuat dari bawang putih dan garam

Aduk dan tunggu hingga mendidih

 ·         Pom pom kentang

Kentang bisa menjadi alternatif lain jika anak sedang sulit makan nasi. Kentang juga kaya akan karbohidrat dan rendah kolesterol. Cara membuat pom pom kentang juga cukup mudah.

1.      Persiapkan kentang yang sudah direbus, keju 200 gram, 1 buah wortel parut, 1 butir telur yang sudah dikocok, dan garam serta merica, serta minyak zaitun dan tepung panir

2.      Setelah itu tumbuh kentang dan tambahkan wortel dan garam serta sedikit merica. Pastikan agar merica tidak terlalu banyak agar tidak pedas. Setelah itu bentuk bulat dan celup ke dalam telur serta tepung panir.

3.      Simpan dalam kulkas selama 1 jam dan goreng di dalam minyak zaitun

Nah itu tadi resep makanan dan minuman untuk bayi yang cukup mudah untuk dibuat.  


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Gemar Cat Rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara

31-10-2017 13:37

Gemar Cat rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara  - Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh London Princess Grance Hospital menyatakan bahwa pada 14 persen wanita yang mewarnai rambutnya beresiko terkena kanker payudara . Menurut Profesor Kefah Mokbel yang merupakan ahli bedah payudara menasehati wanita agar mengurangi paparan pewarna rambut sintetis hingga dua sampai enam kali dalam setahun. Atau menggantinya dengan produk yang terbuat dari bahan herbal alami. Seperti tulisannya dalam akun twiternya "Akan lebih baik untuk memilih pewarna rambut yang mengandung konsentrasi minimum amina aromatik seperti PPD atau para-fenilendiamina (kurang dari dua persen)." Profesor Kefah Mokbel bukanlah orang yang pertama kali yang menemukan hubungan antara pewarna rambut dan kanker payudara  karena sebuah studi Finlandia pun menemukan hal yang sama bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut lebih mungkin dapat terkena kanker payudara . Meskipun demikian, studi ini masih belum dapat menentukan produk pewarna rambutlah yang menyebabkan terkena kanker payudara, terdapat faktor lainnya. Dikatakan demikian karena kemungkinan pada wanita yang menggunakan pewarna rambut juga menggunakan banyak produk kosmetik bila dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan pewarna rambut. Walaupun demikian, cara yang terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melindungi diri dari kanker payudara  serta rutin untuk melakukan pemeriksaan mammogram serta Periksa Payudara Sendiri(SADARI).     

Featured Image
Efek Terburuk jika Bayi Diberi Vaksin Palsu

05-07-2016 05:07

Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B. Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus. Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah   Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi. "Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara. Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu. Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM. "Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya. Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi. "Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya. Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi. Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!  Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli. Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit. Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit. Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.

Featured Image
Peran Penting Persatuan Ahli Farmasi Indonesia dalam Meningkatkan Mutu Layanan Kesehatan

04-07-2025 16:42

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi apoteker di Indonesia yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI (https://pafi.id/) memiliki berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker.Berikut adalah beberapa peran penting PAFI dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan:1. Meningkatkan Kompetensi ApotekerPAFI menyelenggarakan  berbagai  program pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi apoteker. Program-program  ini meliputi :Seminar dan workshop: PAFI mengadakan seminar dan workshop tentang berbagai topik terkait kefarmasian, seperti obat-obatan baru, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kefarmasian, dan pelayanan kefarmasian berbasis bukti. Pelatihan online: PAFI menyediakan berbagai pelatihan online yang dapat diakses oleh apoteker di seluruh Indonesia. Pelatihan-pelatihan ini meliputi pelatihan tentang penggunaan obat-obatan, pengelolaan penyakit kronis, dan konseling pasien. Sertifikasi: PAFI menerbitkan sertifikat kompetensi bagi apoteker yang telah mengikuti pelatihan dan memenuhi persyaratan tertentu. Sertifikat kompetensi ini dapat meningkatkan peluang apoteker untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.2. Mengembangkan Praktik Kefarmasian yang InovatifPAFI mendorong apoteker untuk menerapkan praktik kefarmasian yang inovatif dan berkelanjutan. Praktik kefarmasian yang inovatif ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian dan memberikan manfaat bagi pasien. Contoh praktik kefarmasian yang inovatif antara lain:Pelayanan kefarmasian berbasis bukti: Apoteker menggunakan bukti ilmiah terbaru dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada pasien. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK): Apoteker menggunakan TIK untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kefarmasian, seperti penggunaan resep elektronik dan sistem informasi obat. Pelayanan kefarmasian di komunitas: Apoteker memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat di komunitas, seperti edukasi obat dan skrining kesehatan.3. Memperjuangkan Hak-Hak ApotekerPAFI memperjuangkan hak-hak apoteker agar mereka dapat memberikan pelayanan kefarmasian yang optimal kepada pasien. Upaya-upaya yang dilakukan PAFI dalam memperjuangkan hak-hak apoteker antara lain:Advokasi: PAFI melakukan advokasi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan apoteker dan meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Perlindungan hukum: PAFI memberikan perlindungan hukum kepada apoteker yang mengalami masalah dalam menjalankan profesinya. Negosiasi: PAFI melakukan negosiasi dengan pihak-pihak terkait, seperti industri farmasi dan asuransi kesehatan, untuk mendapatkan yang lebih baik bagi apoteker.KesimpulanPersatuan Ahli Farmasi Indonesia ( https://pafi.id/) memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. PAFI terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi apoteker, mengembangkan praktik kefarmasian yang inovatif, dan memperjuangkan hak-hak apoteker. Upaya-upaya PAFI ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

...