Waktu Posting : 11-05-2014 04:10 | Dibaca : 2514x
05-06-2014 01:32
Walaupun tampak gampang, nyatanya ada banyak yang lakukan kekeliruan waktu membersihkan muka. Yuk, cari info langkah yang jitu disini. 1. Membersihkan terlampau sering Rajin membersihkan muka tak mempunyai arti bebas dari persoalan. Juga, bila terus-terusan kulit jadi kering serta kehilangan kelembaban alaminya. Muka akan tampak kusam, gampang berkerut, serta nampak garis halus. Bila cuma melakukan aktivitas didalam ruangan, jauhi membersihkan muka terus-terusan. Idealnya, membersihkan muka dikerjakan pada pagi hari sebelum saat melakukan aktivitas serta malam hari sesudah usai melakukan aktivitas. Dengan demikian membersihkan muka cukup 2 kali satu hari. Waktu beraktivitas outdoor atau olahraga, bisa membersihkan muka melebihi 2 kali satu hari. 2. Lupa bersihkan tangan Tiada sadar saat membersihkan muka kita lupa mencermati kebersihan tangan. Telapak tangan merupakan satu diantara tempat bersarangnya banyak bakteri lantaran kerap menyentuh beragam jenis benda. Bila membersihkan muka dengan tangan kotor, dengan sendirinya bakteri juga menempel di wajah. Hal inilah yang umumnya menyebabkan munculnya jerawat. Baca juga : Dada Terasa Deg-degan 3. Membersihkan dengan air panas Mitos mengutarakan bahwasanya membersihkan dengan air hangat bisa buka pori kulit hingga bisa bersihkan lebih dalam. Perawatan disudahi dengan mencuci muka dengan air dingin untuk tutup pori. Faktanya, pori tak dengan gampang terbuka serta tertutup. Pemakaian air dengan suhu panas yang tinggi malah mengakibatkan kulit lebih kering, kasar, juga terbakar. Sebaiknya pakai air dengan suhu ruang yang normal, yakni seputar 25o C. 4. Cuma memercayakan Facial wipes Facial wipes atau tisu muka merupakan jalan keluar praktis untuk bersihkan muka waktu melancong. Perlu diingat, manfaat facial wipes cuma untuk meniadakan riasan, namun tak bersihkan serta menutrisi kulit. Jadi, membersihkan muka sesudah melakukan aktivitas harus dikerjakan, terlebih bila make-up tetap menempel di muka. Kerjakan bagian pembersihan yang jitu, yakni diawali dengan make-up remover, susu pembersih, sabun pembersih muka, serta face toner. Baca juga : Tips Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Pria 5. Menentukan yang kesat Banyak asumsi bahwasanya kulit yang bersih bermakna kesat serta kencang. Janganlah salah kaprah, rasa kesat bermakna sabun pembersih Anda terlampau kering serta mempunyai kandungan detergen yang tinggi. Pembersih ini bisa bikin kulit kehilangan kelembaban alaminya serta menyebabkan garis-garis halus di wajah. Formulasi sabun muka yang baik ditandai dengan busa yang tak terlampau banyak serta berikan rasa lembut beri kesegaran. Cocokkan struktur sabun dengan persoalan kulit. Tentukan sabun gel untuk kulit berminyak, oil cleanser untuk kulit kering, serta sabun bertekstur cream untuk kulit peka. 6. Salah memakai scrub Tak seluruhnya persoalan kulit bisa diatasi dengan eksfoliasi. Keadaan kulit yang tengah berjerawat malah bakal semakin meradang bila dieksfoliasi. Begitupun dengan kulit yang kering, malah bakal bikin kulit teriritasi serta kemerahan. Tambah baik pakai scrub pada waktu kulit dalam situasi normal, tak iritasi serta berjerawat. Kerjakan saat malam hari saat kulit tengah lakukan sistem pergantian sel. Cukup kerjakan satu minggu sekali.
03-05-2014 04:29
Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal - Kesehatan adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga secara baik. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mulai dari mengatur pola makan yang ideal hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, Anda juga perlu mengetahui tentang berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan yang bisa mengancam kesehatan Anda. Mengetahui detail mengenai berbagai jenis penyakit serta masalah kesehatan akan memungkinkan Anda untuk mencegah atau mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Salah satu jenis penyakit yang cukup umum ditemui saat ini adalah batu ginjal. Secara sederhana, penyakit batu ginjal dapat dideskripsikan sebagai pembentukan kristal pada ginjal yang dapat berakibat pada rusaknya fungsi ginjal serta terjadinya infeksi. Ada berbagai hal penting yang perlu Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal sehingga Anda dapat melakukan pencegahan atau menemukan pengobatan yang tepat untuk penyakit ini. Hal pertama yang sebaiknya Anda ketahui mengenai penyakit batu ginjal adalah penyebab serta gejala penyakit ini. Secara umum, penyebab utama penyakit batu ginjal adalah pembentukan kristal kalsium oksalat yang terjadi pada organ ginjal. Penumpukan asam urat juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal. Oleh karenanya, bila Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung asam urat atau kalsium oksalat dalam kadar tinggi, kemungkinan terbentuknya batu ginjal akan menjadi tinggi pula. Makanan yang mengandung kadar protein tinggi juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Karenanya, penting bagi Anda untuk memperhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi serta memilih pola makan yang seimbang untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Selain faktor makanan, dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh juga dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal. Bila tubuh Anda kekurangan cairan, hal tersebut bisa memicu terjadinya pengentalan urine yang dapat berujung pada pembentukan endapan atau batu pada ginjal Anda. Baca juga : Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan Faktor lain yang dianggap sebagai salah satu penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal adalah terlalu sering berada dalam ruangan dengan suhu tinggi atau berada di bawah paparan suhu panas. Bila Anda bekerja dalam ruangan yang bersuhu tinggi seperti pada dapur atau bengkel, maka tubuh Anda akan lebih cepat kehilangan cairan. Hal ini juga bisa terjadi apabila Anda terlalu sering bekerja di luar ruangan dan mendapat paparan sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika cairan dalam tubuh Anda hilang karena suhu atau udara panas, maka Anda akan mengalami dehidrasi yang dapat berdampak pada terjadinya pengentalan urine seperti yang disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kebiasaan kurang minum, hal tersebut juga bisa memicu terjadinya dehidrasi yang dapat berujung pada pembentukan batu ginjal. Gangguan fungsi metabolisme tubuh juga dapat menjadi penyebab penyakit batu ginjal. Bila fungsi metabolisme tubuh Anda tidak berjalan sebagaimana mestinya, garam-garam dalam urine Anda bisa mengendap dan membentuk kristal penyebab penyakit batu ginjal. Selain itu, faktor lain yang dianggap sebagai penyebab penyakit batu ginjal adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium serta vitamin D yang tinggi. Setelah mengetahui penyebab penyakit batu ginjal, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal. Mengetahui gejala penyakit batu ginjal secara dini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat terhadap penyakit ini. Adapun gejala pertama yang ditimbulkan oleh penyakit batu ginjal adalah rasa nyeri yang timbul di sekitar area perut atau pinggang. Rasa nyeri yang ditimbulkan bisa bervariasi intensitasnya tergantung dari ukuran batu ginjal yang terbentuk. Bila batu ginjal berukuran sangat kecil, hal ini mungkin bahkan tidak akan menunjukkan gejala apapun. Namun bila Anda merasakan nyeri pada bagian punggung bawah, perut bagian bawah, atau selangkangan, Anda sebaiknya mewaspadai rasa nyeri ini sebagai gejala batu ginjal. Selain itu, rasa nyeri juga bisa muncul pada saat buang air kecil. Selain rasa nyeri, gejala lain yang biasa muncul pada penyakit batu ginjal adalah mual, muntah, serta demam. Mual dan muntah biasanya terjadi diakibatkan rasa nyeri yang sudah terlalu kuat. Sementara itu, bila penyakit batu ginjal sudah semakin kritis, maka akan bisa mengakibatkan penderita menjadi demam atau menggigil. Perubahan warna serta karakteristik urine juga dapat dianggap sebagai gejala penyakit batu ginjal. Urine yang keluar disertai dengan keluarnya darah juga bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala penyakit batu ginjal. Baca juga : Mengenal Gejala Serta Penyebab Penyakit Maag Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit batu ginjal. Cara yang paling mudah namun juga dianggap sebagai cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kadar cairan dalam tubuh Anda. Minum air secukupnya dianggap sebagai salah satu cara yang cukup efektif dalam mencegah terjadinya pembentukan batu pada ginjal. Dengan minum air secukupnya, maka kandungan air dalam urine akan meningkat sehingga dapat memperkecil potensi pengentalan urine. Pada musim panas, Anda dianjurkan untuk menambah konsumsi air putih sehingga kadar air dalam tubuh Anda tetap berada dalam batas normal. Selain banyak minum, cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyakit batu ginjal adalah dengan mengurangi atau membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar kalsium, protein, atau garam yang tinggi. Anda juga perlu membatasi konsumsi susu dengan kadar kalsium tinggi bila Anda ingin mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif. Terakhir, berolahraga secara teratur juga dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal karena olahraga dapat membantu metabolisme tubuh untuk bekerja secara lebih optimal. Dengan memperhatikan pola makan serta menjalankan gaya hidup sehat, Anda dapat mencegah terjadinya penyakit batu ginjal secara lebih efektif.
10-12-2022 06:08
Istilah ZISWAF mungkin masih terdengar aneh di kalangan masyarakat umum, coba saja kita tanyakan ke masyarakat umum. Apakah mereka sudah familiar dengan kata ZISWAF? Kenapa begitu? karena mereka lebih mengenal ZISWAF secara parsial yaitu zakat sebagai bentuk kewajiban, infaq atau sedekah sebagai pemberian yang disunahkan dan wakaf sendiri masih identik penyalurannya untuk pembangunan dan lahan masjid serta lahan kuburan. Di kalangan terpelajar seperti mahasiswa atau penggerak ekonomi islam istilah ZISWAF justru sangat familiar, karena selain mereka mempelajarinya juga mempraktekan instrument Islam ini sebagai perintah dan pemberian langsung dari Allah SWT. Tapi, mungkin saja di kalangan kita juga masih ada yang belum tahu istilah ZISWAF. Maka mari kita coba membuka hati dan fikiran kita untuk dapat mempelajari sehingga dapat mengetahui dan mempraktekan apa itu ZISWAF. Pengertian ZISWAF adalah Akronim atau singkatan dari Zakat, Infaq, Sedekah dan WakAF. Sehingga dalam memahami Instrument yang langsung Allah berikan kepada manusia tidak satu-satu atau parsial begitupun juga dalam mempraktekannya bisa secara utuh.  1.     Zakat adalah mengeluarkan sebagian harta dalam rangka melaksanakan perintah Allah SWT (hukumnya wajib) sesuai dengan ketentuan tertentu (haul dan nisab) juga diberikan kepada golongan tertentu. 2.     Infaq adalah memberikan sebagian harta/materi yang bersifat sukarela setiap mendapat rezeki untuk membantu sesama sebanyak yang dia kehendaki. 3.     Sedekah adalah memberikan sebagian harta baik materi maupun non materi yang bersifat sukarela sebagai bentuk kejujuran atau kebenaran iman.  4.     Wakaf adalah Jenis pemberian harta yang di cintai dalam pelaksanaannya dilakukan dengan jalan menahan (pemilikan) lalu menjadikan manfaatnya berlaku umum sesuai syariah.  Zakat, infaq, shadaqah, wakaf (ZISWAF) adalah ibadah yang memiliki dua dimensi, yaitu merupakan ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah (vertikal) dan sebagai kewajiban berhubungan baik terhadap sesama manusia (horizontal). Zakat, infaq, shadaqah, wakaf merupakan salah satu ciri dari sistem ekonomi Islam, karena implementasi azas keadilan dalam sistem ekonomi Islam yaitu yang berada atau berkecukupan dapat membantu yang kekurangan sehingga ketimpangan antara si kaya dan si miskin dapat dihilangkan.  Melalui pengelolaan yang optimal, ZISWAF berpotensi besar mengatasi berbagai permasalahan bangsa, baik ekonomi maupun sosial. Meski Indonesia punya potensi yang besar, namun ada beberapa tantangan yang menghambat, diantaranya yakni minimnya pemahaman terkait ZISWAF di masyarakat dan belum adanya alternatif instrumen baik legalitas maupun keuangan untuk mengembangkannya.  Selain itu menyalurkan ZISWAF ke lembaga resmi ada beberapa keunggulannya :  1.Sesuai dengan Syariah  2. Tidak Repot  3.Penyaluran ZISWAF lebih tepat sasaran  4. Memuliakan penerima manfaat (mustahik/mauquf alaih) dalam penyaluran  5.Pemberdayaan Masyarakat  6.Transparansi hasil Pemberdayaan  7.Mengurangi Penghasilan kena pajak  Untuk menyalurkan  ZISWAF sebaiknya dengan melalui Lembaga ZISWAF professional dan amanah . Dan salah satunya adalah BSI Maslahat.yang memiliki visi untuk menjadi Lembaga Pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqah, Wakaf dan Dana Sosial)  yang terpercaya, terdepan dan modern.Mewujudkan tata kelola manajemen Zis dan dana sosial serta dana CSR yang baik sesuai dengan kaidah syariah.