Waktu Posting : 29-05-2014 04:32 | Dibaca : 2404x
Bukan rahasia lagi, jerawat musuh terbesar mayoritas kaum wanita. Kondisi abnormal kulit yang disebabkan produksi kelenjar meinyak berlebihan ini mengakibatkan penyumbatan pada saluran polikel rambut dan pori-pori kulit. Alhasil, terjadi peradangan di kulit wajah dengan bentuk beragam, dari komedo, bintik-bintik kecil hingga peradangan besar di seputar wajah. Salah satu cara alamiah mengatasi jerawat adalah menggunakan bawang putih. Tanaman dengan nama latin Allium sativum ini mengandung minyak atsiri dan zat alicin yang bersifat anti bakteri. Selain sifat dasarnya anti bakteri, kandungan belerang (sulfur) dalam aroma menyengat zat alicin membantu mengeringkan jerawat.
Langkah Penggunaan Bawang Putih
Adapun cara untuk mengatasi jerawat dengan menggunakan bawang putih bisa Anda ikuti langkah berikut.
Menghilangkan Noda Hitam Bekas Jerawat
Setelah jerawat mengering, sering tersisa bekas hitam di wajah. Berbagai jenis krem malam tersedia untuk menghilangkan noda hitam. Namun ada cara alami yang murah, menggunakan biji pepaya.
Baca juga : Kenali Gejala, Penyebab Kanker Tenggorokan dan Pengobatannya
Berikut ini cara sederhana untuk menghilangkan noda bekas jerawat yang aman dan mudah dialkukan.
Jerawat dan noda hitam hilang, bukan berarti misi selesai. Rajinlah mencuci dan membersihkan wajah. Terlebih jika Anda pengguna make up, yang rentan menyebabkan penimbunan dan penyumbatan sel kulit. Bersihkan make up dengan facial cleanser anti acne yang mengandung jeruk nipis. Lanjutkan dengan sabun pembersih muka non scrub guna mendapatkan hasil maksimal.
Rambut yang berminyak dan kotor juga sumber jerawat. Bagi kulit rentan jerawat, hindari pemakaian poni. Bagi pemiliki rambut panjang, ikat atau jepitlah rambut Anda hingga tak sehelaipun mengenai wajah. Selain itu, lakukan facial minimal satu bulan sekali. Facial membantu mengangkat komedo dan sel kulit mati pada wajah. Untuk hasil maksimal lakukan facial O2 yang menyegarkan dan merevitalisasi kulit setelah sel-sel mati terangkat.
07-07-2016 03:30
Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur. Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak.  Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria.  Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda. Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?
23-06-2014 13:55
Apendisitis atau yang umum di kenal dengan usus buntu adalah satu diantara penyakit yang membutuhkan operasi atau pembedahan selaku langkah penyembuhannya. Rasa sakit yang terkadang hilang bikin orang kerap menyepelekan penyakit ini, namun rasa sakit yang menyerang bakal bikin orang yang merasakannya mengalami kesakitan yang amat merepotkan. Maka, sebaiknya mengenali gejalanya sebelum saat datang rasa sakit yang mengganggu. Apa pemicu serta tanda-tanda dari usus buntu ini? Pasien dinyatakan usus buntu jika berlangsung penyumbatan keseluruhan di bagian lumen apendix. Hal umum yang kerap didapati penyumbatnya ialah biji-bijian seperti biji jambu, tomat atau cabai. Tanda-tanda Usus Buntu Jika Anda kerap alami sakit pada perut, coba periksa apakah sakit perut Anda sama juga dengan tanda-tanda usus buntu di bawah ini : Rasa sakit di bagian pusar serta ulu hati yang terkadang datang serta terkadang hilang. Setelah itu bakal rasakan sakit di bagian abdomen segi kanan berbagai jam sesudah tanda-tanda pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat serta juga dibarengi dengan demam pada penderitanya. Suhu tubuh dapat meraih 39 derajat Celcius serta menetap. Rasa sakit di bagian perut pula dibarengi rasa mual serta kembung. Rasa mual pula dapat mengakibatkan pasien muntah jika lambung terisi makanan. Â Baca juga :Â Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Periksa Usus Buntu Untuk meyakinkan apakah beberapa gejala itu adalah indikasi usus buntu, pihak medis umumnya meakukan kontrol penunjang untuk meyakinkan diagnosanya. Kontrol penunjang yang umum dikerjakan ialah dengan USG di bagian abdomen, kontrol photo radiologic, serta kontrol laboratorium serta urine. Pada kontrol urine, penelusuran dikerjakan dengan memperhatikan apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tak. Keunggulan jumlah eristrosit serta leukosit dapat mengindikasikan ada peradangan pada apendiks. Operasi Usus Buntu Pada masalah usus buntu, penyembuhannya dikerjakan dengan jalan operasi. Ada dua jalan operasi usus buntu yang bisa dikerjakan. Pertama, dikatakan dengan Apendiktomi Konvensional serta yang ke-2 dengan jalan Apendiktomi Laparoskopik. Apendiktomi Kovensional dapat dikerjakan pada pasien dengan berat tubuh normal. Sedang jika pasien mempunyai berat tubuh berlebihan atau obesitas, maka pembedahan dikerjakan dengan Apendiktomi Laparoskopik. Proses pembedahan tak dapat dikerjakan dengan cara segera, lantaran ada prasyarat keadaan tubuh pasien sudah membaik. Prasyarat keadaan pasien sebelum saat dikerjakan pembedahan ialah suhu tubuh pasien tak bisa kian lebih 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yakni 1-2 ml/kg tiap-tiap jam serta denyut nadi di bawah 120 kali/menit. Â Baca juga :Â Jagalah Hati Anda dari Hepatitis Usus Buntu pada Anak Usus buntu dapat juga menimpa anak-anak juga bayi. Pada anak serta bayi diagnosa awal susah dikerjakan, kecuali itu bila menimpa pada anak-anak, resikonya jadi semakin besar lantaran semakin muda umur pasien, semakin kemungkinan besar terjadinya komplikasi pada robekan pembedahan. Maka, bakal amat baik mencegah penyakit ini menimpa anak Anda. Dengan tahu tanda-tanda usus buntu dari awal, Anda bakal lebih gampang bertindak secepatnya supaya penyakit usus buntu itu tak berlarut-larut.
28-04-2014 07:01
Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium - Gangguan fisik akibat kekurangan Iodium menimbulkan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh terutama untuk pertumbuhan tulang. Kandungan Iodium ini memang merupakan bagian zat gizi mikro bagi tubuh namun jika kebutuhannya tidak diberikan cukup oleh makanan yang dikonsumsi tentunya akan menyebabkan berbagai gangguan berbahaya bagi kesehatan anda. Anda yang sebelumnya kurang memperhatikan pemenuhan zat gizi mikro seperti halnya mineral Iodium ini sebaiknya perlu melakukan pembenahan diri agar terhindar dari berbagai dampak kesehatan akibat kekurangan Iodium. Untuk memenuhi kebutuhan mineral Iodium ini anda dapat memperolehnya melalui konsumsi makanan seperti : a. Makanan laut: ikan-ikan laut ( tongkol, cumi-cumi , dll) b. Makanan hasil fortifikasi: ikan asin, garam, dan lain - lainnya c. Makanan nabati yang mengandung Iodium: bayam, dan lain-lainnya Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya mineral Iodium ini, anda akan terhindar dari bahaya gangguan akibat penyakit kekurangan Iodium seperti halnya : 1. Penyakit gondok Manifestasi klinis akibat kekurangan kandungan Iodium bagi tubuh banyak diungkapkan dengan munculnya gangguan gondok. Penyakit gondok ini menimbulkan pembesaran pada bagian leher yang menyebabkan gangguan pada perputaran kepala anda untuk memandang daerah sekitarnya. Penyakit gondok ini memang terjadi karena kekurangan Iodium yang akut baik sejak anda kecil maupun saat anda beranjak dewasa. Kejadian penyakit gondok yang meningkat membuat pemerintah memberlakukan fortifikasi mineral Iodium pada garam sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencukupi kebutuhannya berupa mineral Iodium ini. Kelainan penyakit gondok ini banyak terjadi pada kalangan pedesaan yang banyak mengkonsumsi sayur singkong. Selain kekurangan konsumsi Iodium, zat toksikan daun singkong juga mendukung terjadinya kelainan gondok pada masyarakat sehingga anda perlu melakukan pembatasan terhadap konsumsi daun singkong tersebut. Anda yang sekarang sedang menderita penyakit ini ada baiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang memadai serta menghindarkan diri anda dari kejadian penyakit gondok yang bertambah parah. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 2. Penyakit kretin (kerdil) Seseorang yang memiliki pertumbuhan terbatas seperti halnya kerdil ini merupakan bagian penyakit yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Dalam ilmu medis, penyakit kerdil sering disebut sebagai penyakit kretin. Penyakit satu ini memang tidak mengganggu fungsional tubuh secara menyeluruh namun ternyata keberadaannya memberikan gangguan anatomi tubuh seperti tinggi tubuh yang terbatas atau pendek. Dengan adanya gangguan ini sudah pasti me nyebabkan seseorang menjadi rendah diri karena postur tubuhnya berbeda dengan yang lainnya. Kelainan ini selain didukung dengan kekurangan Iodium di masa pertumbuhan ataupun dalam masa kandungan, ternyata juga dipengaruhi oleh hubungan genetik dengan keluarganya. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya penyakit kretin ini, anda perlu melakukan konsumsi mineral Iodium yang memang memadai serta melihat riwayat kelainan penyakit keluarga agar tidak menimbulkan perasaan rendah diri yang berlarut-larut. 3. Kondisi tulang yang mudah mengeropos Tulang merupakan bagian padat yang menyongkong tubuh seseorang. Dengan adanya tulang ini, anda akan mampu berdiri tegak serta mampu membentuk kerangka tubuh anda. Bagian tulang mengandung kalsium, zat kapur serta Iodium yang membuatnya menjadi keras serta mengalami pertambahan panjang serta besar. Untuk itu, anda yang mengonsumsi mineral Iodium dengan jumlah asupan yang kurang dapat menyebabkan tulang anda menjadi mudah mengeropos karena kandungan tulang yang berisikan zat mineral Iodium juga berada dalam jumlah yang sedikit. Untuk mengatasi hal ini anda perlu melakukan konsumsi makanan yang kaya akan Iodium serta juga bisa ditambahkan dengan suplemen Iodium untuk menjaga asupan Iodium yang memadai jumlahnya sehingga kesehatan tubuh anda tetap terjaga. Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak 4. Kekebalan tubuh yang menurun Berbagai mineral dalam tubuh merupakan nutrisi yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik. Contohnya saja yaitu mineral Iodium yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh ini. Untuk itu, meskipun berbagai mineral seperti halnya Iodium ini dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit namun kehadirannya cukup penting untuk memberikan sistem fungsional tubuh yang berjalan lancar.