Waktu Posting : 02-06-2014 04:24 | Dibaca : 2516x
Kendati susu memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, sejumlah orang memandang meminum susu berefek samping tubuh jadi gemuk. Benarkah seperti itu?
"Semua pada dasarnya tergantung dari jenis susu yang kita pilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada beberapa jenis susu berdasarkan komposisi lemak, seperti susu full cream yang mengandung empat persen lemak. Umumnya, susu jenis ini dikonsumsi anak-anak karena membutuhkan kandungan lemak dan vitamin, serta gizi untuk tubuh berkembangnya. Atau bisa dibilang, anak-anak tidak akan gemuk kalau tidak ada faktor genetik dari kecil, karena mereka sedang membutuhkan (tubuh) tumbuh ke atas. Dan akan berbeda cerita lagi kalau orang dewasa yang sudah tidak membutuhkan tumbuh ke atas meminum susu jenis ini," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara bertema “UHT Milk: A World of Benefit and Choicesâ€.
Baca juga :Â Amankah Tren Diet Raw Food?
Selain itu, kata dia, susu jenis low fat yang memiliki lemak yang rendah. Di mana kandungan lemaknya setengah dari susu full cream. Kemudian, ada juga susu skim yang memiliki kandungan lemak lebih sedikit lagi, yaitu hanya satu persen. Menurut dr. Fiastuti, susu jenis ini baik yang menginginkan nutrisi, tapi tak membuatnya gemuk.
Baca juga :Â Fungsi Beberapa Organ yang Terlihat tidak Berguna
"Singkatnya, kalau ingin meminum susu tapi tak gemuk, pilihlah jenis susu yang rendah (kandungan) lemaknya. Namun, kita juga tidak memungkiri setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dalam kebiasan meminum susu," tutupnya.
06-07-2024 17:04
Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi dari wanita. Fungsi utamanya sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahimnya. Faktor Risiko dan Penyebab Kanker Rahim Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu: Berat badan berlebih atau obesitas Berusia 50 tahun ke atas Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun Menderita diabetes Riwayat kanker rahim di keluarga Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul Menderita tumor ovarium atau sindromovarium polikistik Konsumsi obat hormone estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara Faktor-faktor risiko di atas tidaklah mutlak karena ada juga wanita yang masuk dalam daftar tersebut tetapi tidak menderita kanker rahim. Ada pula wanita yang terjangkit kanker rahim, tetapi tidak memiliki faktor risiko di atas. Tanda-Tanda Kanker Rahim Penting bagimu untuk mengenali tanda-tanda awal kanker rahim agar penyakit ini dapat terdeteksi sedini mungkin. Berikut ini adalah beberapa gejala yang merupakan tanda awal kanker rahim, yaitu: 1. Perdarahan abnormal Tanda awal ciri-ciri kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan. Contohnya, pendarahan setelah menopause. di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks. 2. Keputihan berbau Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan. Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim. 3. Nyeri saat berhubungan seksual Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan perdarahan setelah berhubungan seksual. 4. Nyeri panggul Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang termasuk tanda kanker rahim biasanya disertai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau dan hilang-timbul. 5. Nyeri saat buang air kecil Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih. Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi tanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, hingga nyeri kaki. Jika kamu mengalami tanda kanker rahim yang dipaparkan di atas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa tes, termasuk Pap smear untuk memastikannya. Apabila dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pertumbuhan sel kanker pada rahim, dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan stadium kanker rahim dan kondisimu secara umum. https://pafipccibinong.org/
04-05-2014 22:00
Penyakit Yang di Anggap Ringan, Padahal Mematikan! - Seringkali kita menganggap remeh penyakit yang ada di sekitar kita. Tanpa kita sadari penyakit tersebut dapat merenggut nyawa orang-orang disekitar kita, atau bahkan kita sendiri. Apa saja penyakit itu ? berikut beberapa penyakit sederhana yang dapat menyebabkan kematian. Mendengkur (Ngorok) Kebiasaan tidur mendengkur yang dianggap biasa oleh semua orang itu ternyata dapat menyebabkan resiko kematian. Menurut Dokter Andreas A.Prasadja dari Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran, resiko itu bermula dari masalah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA). Andreas menyebutkan gangguan OSA ini terjadinya penyempitan saluran pernafasa atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan tidak efektifnya pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida pada saat tidur. Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat. Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Sedangkan pada siang hari karena banyaknya aktifitas mungkin ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau sedang mengendarai rasa kantuk yang tak tertahankan bisa menyerang setiap saat. Akibatnya, Kemampuan konsentrasi dan daya ingat menurun, dan nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh rasa kantuk dan berkurangnya reflex untuk menghindar. Gigi Berlubang Sakit gigi sering dianggap sebagai penyakit yang sepele, terutama bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Namun akibat yang ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan bahkan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pasalnya apabila gigi tersebut tidak dirawat Maka gigi yang berlubang dapat menjadi jalan yang cukup besar bagi bakteri untuk dapat masuk ke dalam tubuh. Masalah utama yang menyebabkan sakit gigi adalah lubang pada gigi yang dimasuki oleh bakteri. Infeksi yang terjadi pada gusi dan akar gigi dapat menjalar ke berbagai organ vital, dan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Baca juga : Jangan Anggap Remeh Flu Apabila daya tahan tubuh kita sedang lemah, maka infeksi bakteri akan semakin hebat. Bila tidak segera diobati, infeksi akan menyebar ke daerah di sekitar mulut seperti leher dan pipi. Kondisi ini bisa di katakan cukup serius, dan mengharuskan si penderita untuk melakukan operasi pada daerah yang terinfeksi untuk mengeluarkan nanahnya. Bila kondisinya cukup parah, ada resiko terjadinya kematian jika kondisi pasien sangat lemah, disertai komplikasi penyakit lain ataupun perawatan yang kurang intensif. Maag Penyakit yang sering dianggap sepele oleh sebagian penderitanya, namun sangat berbahaya. jika penyakit ini sudah terlalu parah, bisa menyebabkan Penyakit baru, yaitu gejala Thypus. Bahkan kematian ! Penyebab dari penyakit maag yaitu, pola makan yang tidak teratur atau sering terlambat makan sehingga menimbulkan luka pada lambung yang diakibatkan oleh aktifitas lambung pada saat perut sedang kosong. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan oleh banyak orang dengan alasan sibuk dan lain-lain. Penyebab lainnya dari penyakit maag, yaitu stress dan kurang istirahat, kurangnya istirahat bisa menyebabkan turunnya nafsu makan dan dapat menimbulkan maag. Gejala-gejala dari penyakit maag yaitu: perut kembung, perut akan terasa penuh walaupun perut penderita sedang kosong. mual dan rasa ingin muntah pada saat makan, rasa perih pada perut dan ulu hati, merasa lapar namun tidak nafsu makan, sering bersendawa, sendawa tersebut disebabkan karna asam lambung yg tinggi. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Cara mengatasi maag dengan cepat saat sedang kambuh, yaitu dengan meminum obat yang mengandung Hydrotalcite, Magnesium hidroksia, dan Simethicone yg biasa dijual di apotik dan toko obat. Dan bagi anda yg tidak biasa meminum obat generik, terdapat juga obat tradisional/alami untuk mencegah dan mengobati maag yaitu dengan memakan Singkong Madu mentah 1 potong setiap hari sebelum makan. Selain obat-obat di atas, kita juga bisa mencegah kambuhnya penyakit maag dengan menghindari makanan pedas, asam, makanan yg mengandung santan, serta makanan yg susah di cerna oleh lambung karena membuat luka di lambung semakin parah. Dan juga menghindari minuman yg menyebabkan asam lambung naik, seperti kopi dan minuman soda. Sariawan Jangan pernah sepelekan sariawan. Apalagi, jika sariawan itu selalu muncul dalam jangka waktu 6 bulan hingga 1 tahun. sering menderita sariawan ternyata merupakan indikasi utama terjadinya penyakit pemfigus vulgaris. penyakit ini tidak bisa disembuhkan, dan akan diidap penderita hingga akhir hayatnya. Bahkan, 50 persen penderita akan meninggal dalam waktu 12 bulan jika tidak segera diberikan pertolongan. Penyakit ini tidak menular, mereka yang beresiko terkena penyakit pemfigus vulgaris rata-rata berusia antara 50 sampai 60 tahun. Dan merupakan keturunan dari bangsa Yahudi, Indian atau Mediteranian. Demam Demam merupakan penyakit yang sering dialami setiap orang dan biasanya demam terjadi akibat adanya infeksi pada tubuh manusia, penyakit demam yang bisa menyebabkan kematian adalah demam berdarah, yaitu demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dapat masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Gejala yang akan timbul biasanya demam tinggi mencapai 39-40 derajat celcius dan timbul secara mendadak, disertai keringat yang cukup banyak dan tubuh tampak loyo, nyeri di seluruh tubuh, pendarahan yang tampak dari luar maupun dari dalam. Bila sudah terlihat tanda-tanda seperti di atas, ada baiknya si penderita langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau tidak maka akan menyebabkan kematian. Keracunan makanan Saat ini kita sering mendengar banyak anak-anak atau bahkan orang dewasa yang keracunan makanan. Hal ini bisa terjadi karena pengolahan makanan yang tidak sempurna, adanya zat beracun yang terkandung di dalam makanan namun kita tidak mengetahuinya. Hal ini disebabkan adanya persaingan yang tidak sehat diantara para penjual makanan dengan tujuan untuk menghancurkan usaha si lawan agar tidak laku. Atau hanya sedekar mencari keuntungan yang lebih banyak dengan cara jalan pintas. tanda-tanda keracunan makanan adalan perut akan terasa mual dan diare biasanya ini akan sembuh sendiri. Namun banyak juga akibat keracunan makanan yang berujung maut, karena penanganan yang buruk. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya Influenza Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit yang bisa menular yang di sebabkan oleh Virus RNA dari familia Orthomyxoviriade (virus influenza). Gejala yang di timbulkan dari penyakit ini adalah badan menggigil, sakit di bagian kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, batuk, demam dan rasa tidak nyaman di sekujur tubuh. Influenza biasanya ditularkan melalui udara lewat batuk dan bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Akhir-akhir ini banyak orang yang meninggal akibat penyakit influenza, flu yang sedang marak tersebar di seluruh dunia ialah flu babi (H1N1) dan flu Burung (H5N1). Bila anda sudah terjangkit segera periksakan diri ke dokter. Karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa anda. Diabetes Penyakit diabetes atau yang sering kita sebut penyakit kencing manis. biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi gula. Banyak orang menganggap remeh penyakit ini. Padahal diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pada tahun 2013 indonesia memiliki sekitar 8.5 juta penderita diabetes yang merupakan jumlah ke-4 terbanyak di Asia dan nomor 7 di dunia. Faktor yang menyebabkan diabetes antara lain: orang dewasa yang umurnya diatas 45 tahun, berat badan yang terlalu gemuk (obesitas), tekanan darah tinggi (140/90 mmHg) dan faktor keturunan.
28-04-2014 04:54
Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah - Jerawat sering mengganggu penampilan anda terutama ketika jerawat muncul dalam wajah anda. Gangguan berupa benjolan di wajah ini sering membuat anda merasa nyeri sekitar wajah serta memberikan bekas yang menampilkan noda hitam di wajah anda. Berbagai cara juga dilakukan untuk menghilangkan jerawat pada bagian wajah ini, baik menggunakan produk kosmetik di pasaran maupun di berbagai klinik kesehatan dokter kulit. Diantara cara menghilangkan jerawat di wajah ini antara lain yaitu berikut ini : 1. Menggunakan sabun sulfur atau obat sulfur yang mampu mematikan benjolan jerawat di wajah. 2. Menggunakan masker ekstrak lemon yang memang mampu mengeringkan jerawat di wajah anda. 3. Resorsinol merupakan obat jerawat yang memang dapat mengeringkan jerawat anda karena obat jerawat ini mampu berperan sebagai anti bakteri, anti fungsi serta keratol. Nah, sebaiknya sebelum anda melakukan pengobatan jerawat ini anda perlu untuk mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini. Tujuannya adalah agar anda mampu mengobati jerawat sesuai dengan sasaran atau faktor penyebabnya. Jika anda ingin mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini maka berikut ini ulasannya, yaitu : Baca juga : Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? Penyebab Jerawat di Wajah Penyebab jerawat di wajah ini terbagi atas 5 faktor yang saling berkaitan satu sama lainnya untuk memunculkan benjolan di sekitar wajah yang berisi hormone ataupun nanah. Berikut ini merupakan kelima faktor tersebut yaitu 1. Faktor Keturunan Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang menjadi bagian dari penyakit herediter. Kesinambungan diantara genetik dengan kejadian penyakit jerawat ini memang memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, jerawat juga muncul akibat dari pengaruh kandungan darah dalam tubuh penderitanya. Apabila keluarga anda memiliki riwayat gangguan kulit berupa jerawat ini maka sudah pasti anda akan mengalaminya jika kulit anda tidak kunjung dirawat karena jerawat berhubungan erat dengan kandungan darah parental. 2. Faktor Jenis Kulit Kulit merupakan bagian yang luas disepanjang tubuh anda. Kesehatan bagian kulit ini memang memiliki peranan yang penting untuk menjaga kepercayaan diri anda. Apalagi bagian kulit wajah anda ini, tentunya menjadi bagian pertama kali yang mampu memberikan daya tarik terhadap orang lain. Untuk itu, anda perlu melakukan perawatan kulit wajah anda agar terhindar dari gangguan kulit wajah khusunya yaitu jerawat. Munculnya jerawat banyak dikaitkan dengan jenis kulit yang berminyak. Namun, sebenarnya jerawat ini juga bisa terjadi pada kulit kering sekalipun jika penderitanya jarang melakukan perawatan kulit. So, you must care with your skin! Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium 3. Faktor Jenis Kosmetik Faktor yang ketiga ini merupakan contoh faktor eksternal yang dapat mempengaruhi terjadinya jerawat. Gangguan jerawat tidak hanya muncul dari faktor pengaruh internal namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor bagian eksternal salah satunya yaitu pengaruh pemilihan kosmetik ini. Alat perawatan wajah seperti halnya kosmetik ini memang banyak bermunculan di pasaran, baik yang dijamin oleh BPOM (badan pengawasam obat dan makanan) maupun alat kosmetik produksi rumahan. Untuk itu anda perlu melakukan pemilihan yang cocok untuk kosmetik ini. Langkah – langkah yang dapat jadikan pedoman untuk memilih kosmetik yang cocok bagi kulit anda yaitu : - Lakukan pengenalan jenis kulit anda - Usahakan anda memilih produk kosmetik yang memiliki ijin edar seperti BPOM, MUI, dll. - Jangan sesekali anda memilih produk kosmetik yang mengandung merkuri atau zat alergen semacamnya. - Gunakanlah kosmetik yang memang dianjurkan oleh dokter kulit atau tenaga medis lainnya jika kulit anda tergolong sensitif. 4. Faktor Kebersihan Kesehatan kulit wajah yang terhindar dari bahaya jerawat membutuhkan perhatian khusus terutama dari segi kebersihannya. Pasalnya, keberadaan bakteri serta virus penyebab jerawat banyak berkeliaran disekitar anda. Untuk itu, anda harus menjaga kebersihan alat – alat kosmetik yang bersentuhan langsung dengan kulit wajah anda seperti halnya spon bedak, kuas make up serta handuk anda. Anda perlu membersihkannya setiap minggunya atau pun menggantikannya ketika sudah terlihat kotor. 5. Faktor Kebiasaan Kebiasaan anda sehari – hari juga mampu menimbulkan jerawat di wajah anda. Berbagai kebiasaan yang berisiko terhadap munculnya jerawat ini antara lain yaitu kebiasaan anda yang malas mencuci muka terutama setelah bepergian, kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang serta coklat dan berbagai aktivitas anda lainnya yang mampu merangsang hormon untuk menimbulkan jerawat di wajah anda.