Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?

Additional Image

Waktu Posting : 28-04-2014 02:46 | Dibaca : 9814x

Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?  - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu :

A.      Osteomalacia

Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang.

Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah?  

Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang.

Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut :

a.       Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah

b.      Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya

c.       Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya

d.      Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok

Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu :

a.       Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll

b.      Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi.

Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 

c.       Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak.

d.      Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif.

Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu

a.       Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia.

b.      Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang

c.       Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda

B.       Osteoporosis

       Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun.

       Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun.

         Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium 

       Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk.

       Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya.

       Pengobatan          : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu

a.       Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda

b.      Melakukan terapi kekuatan tulang

c.       Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda.

Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Ini Lho Bahaya Duduk Terlalu Lama

14-07-2014 08:26

Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke. Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih. Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya?   Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk? Resiko penyakit kronik Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya. Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa. Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk. Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar. Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik. Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga. Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat.   Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik. Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik. Sisipkan kegiatan fisik Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni : Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama Batasi saat melihat TV Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari Memperbanyak minum air putih.

Featured Image
Benarkah Seks Baik Untuk Kesehatan?

11-06-2014 01:12

Telah banyak pastinya dari Anda yang tahu bahwasanya hubungan sex dengan pasangan juga mempunyai dampak positif untuk kesehatan. Tak cuma adalah satu diantara wujud olahraga, sex dapat juga berikan faedah lainnya untuk kesehatan, seperti : 1. Menolong menambah system imun badan. Riset yang dikerjakan di Amerika tunjukkan ada ketahanan badan yang lebih tinggi pada pasangan yang lakukan hubungan intim sekali sampai 2 x satu minggu. 2. Menambah libido. Libido atau hasrat untuk terkait intim bakal makin tinggi dengan lakukan hubungan intim. Manfaat untuk wanita diantaranya menolong lubrikasi, memperlancar aliran darah, serta menaikkan elastisitas sisi pribadi wanita.   Baca juga : Makanan Sehat untuk Mengatasi Anemia 3. Menaikkan ketahanan kandung kemih wanita. Kerangka panggul yang kuat penting dipunyai, terlebih untuk mencegah hasrat buang air kecil sebentar-sebentar yang bisa dirasakan. Ada orgasme yang dihadapi wanita menolong berikan kontraksi pada otot-otot panggul serta memperkuatnya. 4. Turunkan tensi darah tinggi serta menolong mengontrol sistolik pada darah. 5. Membakar kalori kira-kira lima kalori per menitnya serta menolong jantung berdetak dengan cara sehat serta mengaktifkan beragam otot dalam badan. 6. Turunkan resiko terkena serangan jantung. Hubungan intim baik untuk kesehatan jantung lantaran melatih detak jantung dengan meningkatnya laju degupan jantung. Kecuali itu, hormon testosteron serta estrogen masing-masing bakal ada dalam keadaan seimbang, menghindari Anda serta pasangan dari osteoporosis serta sakit jantung. 7. Orgasme diakui kurangi rasa sakit. Orgasme menolong melepas hormon yang menambah ketahanan badan pada rasa sakit. Malahan, stimulasi pada vagina saja bisa menolong melawan rasa sakit pada punggung serta kaki, rasa sakit disebabkan menstruasi, rematik, serta sakit kepala.   Baca juga : Inilah Masalah Kesehatan yang Rentan Menyerang Pria 8. Menghindari pria dari kanker prostat. Menurut riset, pria yang berejakulasi dengan cara teratur (21 kali dalam satu bulan) bisa turunkan resikonya dari terkena kanker prostat. 9. Lebih gampang tertidur sesudah melakukan hubungan sex lantaran ada hormon prolaktin yang dilepaskan dalam badan, bikin badan rileks serta mengantuk. Sex Baik Untuk Kesehatan 10. Kurangi stres waktu menggunakan saat yang intim dengan pasangan Anda lantaran ada hormon yang dilepaskan otak yang terkait dengan perasaan bahagia waktu bersentuhan serta berpelukan. Sex sendiri juga mampu menolong menambah keyakinan diri serta kebahagiaan, oleh karena itu sex tak cuma berguna untuk kesehatan, tetapi juga untuk emosi serta jiwa yang sehat.

Featured Image
Migrain Lebih Suka Mengincar Perempuan

14-06-2014 16:57

Tips Kesehatan  - Migrain ialah sakit kepala berat yang menyerang sebelah kepala, kiri atau kanan saja. Tidak hanya kepala yang di buat nyut-nyutan, namun juga melibatkan sensorik, maka dari itu pasien sering terasa lebih peka pada sinar serta nada, mual, muntah, kaki serta tangan kesemutan atau kebas. Satu dari empat wanita diprediksikan menanggung derita nyeri kepala samping ini. Menurut banyak studi, migrain tiga kali lipat semakin banyak berlangsung pada wanita dibanding pria. Migrain sebagai kejadian neuropsikologi yang spektakuler, melibatkan ledakan aktivitas listrik yang bermula di pusat penglihatan di otak. Itu sebabnya sakit kepala migrain juga meliputi aura visual, misalnya terjadi bintik-bintik kebutaan (blind spots) yang terjadi pada 20-30 persen pasien migran. Baca juga : Berkelit dari Serangan Vertigo   Aktivitas listrik itu lalu menyerbu seperti gelombang ke area otak yang mengontrol sensasi. Tak heran jika pasien juga merasakan kesemutan atau kebas, seperti ditusuk jarum. Gelombang itu lalu menghantam area yang mengontrol bahasa. Saat itu terjadi, pasien mendadak sulit menemukan kata-kata atau gagap. Ahli lain menyatakan migran berlangsung lantaran ada pembesaran pembuluh darah serta dikeluarkannya zat kimia dari serat saraf yang melilit pembuluh darah. Akhirnya setelah itu, berlangsung peradangan, timbul nyeri, serta pembesaran arteri. Nyeri migrain dapat berjalan sepanjang sekian hari. Sakit kepala ini mengakibatkan system saraf simpatik merespon, maka nampak rasa mual, diare, serta muntah. Tanggapan ini dapat tunda pengosongan lambung ke usus kecik, hingga memengaruhi penyerapan makanan, kurangi aliran darah. Alhasil tangan serta kaki jadi dingin, lalu meningkatlah kepekaan pada sinar serta nada. Baca juga : Deteksi Dini Keberadaan Kanker Kolon (Usus Besar) Diperkirakan pemicu migrain terkait dengan bau, cahaya, gerakan, dan suara, walau pun masih sulit ditemukan. Diduga faktor gen pun ikut berperan di sini. Ketidakseimbangan hormon, terutama estrogen, menjadi hal yang sering memicu terjadinya migrain sehingga wajar jika perempuan banyak yang terkena penyakit ini.  Memang, tidak enak rasanya ketika migrain sedang berkuasa. Pekerjaan yang harus diselesaikan bakal tertunda gara-gara serangan migrain. Tidak ada jalan, kecuali segera mengistirahatkan diri guna meredakan nyeri kepala sebelah itu. Melakukan teknik rileksasi, pijatan, atau bahkan akupuntur dapat membantu mengurangi nyeri. Akan lebih baik bila Anda memiliki catatan harian tentang migrain agar tahu pemicu dan cara mengelolanya bila mengalami serangan lagi di kemudian hari.

...