7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Additional Image

Waktu Posting : 23-05-2016 04:57 | Dibaca : 2271x

Sebelumnya Anda terkena penyakit, sebaiknya kita lakukan berbagai usaha untuk mencegahnya. Tahukah Anda bila orang dewasa itu umumnya diserang flu atau pilek tiga kali dalam setahun? Masing-masing penyakit flu itu biasanya berjalan hingga 1 minggu atau dua minggu. Penyakit flu bisa pula demikian parah yang baru dapat sehat selama sebulan atau lebih. 

Nah, agar tidak mudah sakit dan sistim kekebalan badan selalu terpelihara ada berbagai langkah yang bisa kita dikerjakan. Berikut ini tujuh langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat perlindungan sistim kekebalan badan kita : 

1. Meditasi 
Fikiran kita bisa kurangi kemungkinan kita diserang flu sebesar 40-50 persen, menurut penelitian dari Kampus Wisconsin - Madison pada 2012 lalu 55 orang yang menjalani teknik menentramkan fikiran bisa mempunyai 13 type penyakit lebih sedikit dan 51 hari bebas penyakit makin banyak daripada berbagai orang dari grup kontrol sepanjang musim pilek dan flu berjalan. Ini karena meditasi bisa kurangi efek fisik yang karena oleh stres yang dapat melemahkan system kekebalan badan. 
 
Baca juga : Inilah Resiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam  

2. Konsumsi Lebih Banyak Bawang Putih 
Alisin, kandungan yang ada di dalam bawang putih bisa melawan virus. Karenanya makanlah dua siung bawang putih sehari-harinya supaya bisa membantu kita agar tak gampang terkena penyakit. 

3. Olahraga Sedikitnya 5 Hari Satu minggu 
Berolahraga 30 hingga 60 menit sehari bisa membuat lancar aliran darah sampai berbagai sel imun dapat tersalurkan ke semua segi badan. Dan demikian direferensikan untuk menggerakkan olah-raga lima hari sepanjang 1 minggu. 

4. Bersihkan dan Keringkan Tangan 
Sering-seringlah bersihkan tangan Anda, terlebih waktu barusan menyentuh satu hal yang dicurigai mempunyai kandungan bakteri atau kuman. Tetapi yakinkan pula Anda mengeringkan tangan Anda setelah mencucinya. Kenapa? Karena bakteri tetap masih bisa menempel di tangan yang masih tetap basah. Jangan sampai lupa pula selalu untuk ganti handuk yang basah dengan handuk kering sekerap mungkin saja. 

5. Tidur yang Cukup 
System imun kita butuh istirahat untuk tetaplah sehat. Dalam satu penelitian yang ditangani di Carnegie Mellon University, walaupun berbagai orang berkata bila mereka merasa fresh setelah tidur kurang dari tujuh jam/hari, tetapi mereka memiliki kemungkinan tiga kali lipat makin besar diserang flu di banding berbagai orang yang bisa tidur sedikitnya delapan jam setiap harinya. 
 
Baca juga : 4 Jenis Olahraga Ini Baik untuk Penderita Asma  

6. Kurangi Konsumsi Makanan Manis 
Dalam satu penelitian di Kampus Loma Linda, berbagai orang yang konsumsi 6 sdm gula (baik dari jus jeruk, madu, atau minuman manis yang lain), berbagai sel darah putih yang bisa menahan infeksi kehilangan kemampuannya untuk membunuh bakteri dan virus. System imun kita akan alami penurunan sepanjang kian lebih satu jam setelah kita makan atau minum yang manis-manis. 

7. Minum Air Putih yang Cukup 
kepala petugas medis dari Bastyr Center yakni Jamey Wallace, MD, Alami Health di Seattle mengemukakan kalau mencukupi kepentingan cairan badan dengan baik bisa hindari kita diserang dari infeksi. Jamey Wallace mengemukakan bila selaput lendir serta pula berbagai sel imun di sekresi kita bertugas untuk melawan virus penyakit flu, dan peranannya bakal tak jalan baik apabila kita dehidrasi. 

Tak cuma beberapa tips di atas, kita pun perlu mengonsumsi cukup buah dan sayuran, terlebih yang mempunyai kandungan vitamin C. Sebelumnya terkena penyakit, baiknya kita lakukan berbagai upaya mencegah yang tentu lebih gampang dan murah. Maka dari itu segera cegah dengan Ultra Noni, Ultra Mangosteen atau pun Dragon Noni.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Dampak Buruk Sering Memakai Skinny Jeans

04-10-2014 12:56

Kalangan pakar kesehatan memperingatkan untuk yang memakai jeans ketat seperti skinny jeans, lantaran condong menghimpit saraf di semua paha. Hal semacam ini dapat mengakibatkan mati rasa atau sensasi rasa terbakar di daerah paha. Bila diabaikan, hal semacam ini bahkan juga bisa mengakibatkan rusaknya permanen pada saraf di daerah paha. Dari seluruhnya tipe celana jeans yang ada, jeans ketat saat ini kelihatannya telah jadi tren yang paling popular. Tersedia banyak dalam beragam warna, hingga jeans ini amat popular di lingkungan anak-anakdan remaja. Hal semacam ini pula dipercaya dapat menyajikan tampilan yang hebat serta menyajikan perasaan menawan.   Baca juga : Penanganan Setelah Operasi Caesar Mungkin saja skinny jeans jadi item fashion yang paling bikin anda tampak modis serta stylish. Namun sadarkah anda nyatanya si celana ketat ini malah menyebabkan permasalahan pada kesehatan anda? Timbulnya ruam panas atau tonjolan Buat anda yang memiliki permasalahan pada keringat berlebihan, jadi ruam panas/tonjolan bakal mulai nampak di kulit seputar paha sisi dalam anda. Jerawat bermunculan di paha Ya, jerawat memanglah umumnya nampak di muka atau punggung. Namun jerawat dapat datang di paha anda disebabkan terus-terusan menggunakan skinny jeans. Panas yang terlalu berlebih disebabkan celana jeans itu jadi penyebab intinya, tak seimbangnya hormon pula mengakibatkan kelenjar minyak yang terlalu berlebih menyumbat pori-pori yang pada akhirnya nampak jerawat.   Baca juga : Jagalah Kebugaran di Kantor dengan 6 Cara Ini Permasalahan folikulitis Di mana kaki anda bakal jadi merah-merah atau gatal. Umumnya ditandai dengan timbulnya tonjolan merah disebabkan gesekan kulit. Sesudah itu infeksi folikulitis bakal menyerang anda. Infeksi ini berlangsung waktu bakteri atau jamur tumbuh serta menebar melalui folikel rambut. Hasil pada akhirnya anda bakal alami peradangan kulit. Miss V terserang infeksi Candida Yeast Infection atau yang dikatakan infeksi miss v ini mengakibatkan rasa nyeri atau gatal-gatal pada vagina. Infeksi ini berlangsung lantaran tak ada hawa yang mengakibatkan jamur menebar dibagian intim anda itu.

Featured Image
Skill yang Harus Dimiliki Jika Ingin Menjadi Apoteker

03-07-2024 12:16

Bidang kesehatan merupakah salah satu ranah pekerjaan yang memiliki banyak peminat. Alasannya karena berbagai profesi dalam bidang ini memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Salah satu profesi yang mungkin Anda minati adalah profesi apoteker. Apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi yang bertugas menginformasikan dan memberikan obat-obat yang sedang Anda konsumsi. Selain tugas itu, apoteker juga memiliki kewajiban pokok lainnya. Jika Anda berminat untuk menggeluti profesi ini, berikut adalah beberapa tugas dan keahlian apoteker yang perlu Anda ketahui. Apoteker adalah profesi yang berhubungan dengan pengelolaan obat dan berkaitan dengan kesehatan. Mereka bertanggung jawab untuk mengatur, menyimpan, dan menyediakan obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Apoteker juga berperan dalam memberikan informasi dan saran tentang obat-obatan kepada pasien. Mereka juga dapat memberikan konsultasi kesehatan dan mengevaluasi efektivitas terapi obat bagi pasien. Sebagai seorang apoteker, Anda memiliki kewajiban untuk melayani pasien yang meminta informasi terkait obat-obatan yang mereka konsumsi. Selain itu, Anda juga perlu memberi obat yang telah diresepkan oleh dokter kepada pasien. Dalam melakukan tugas ini, Anda harus memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan tidak saling berinteraksi. Selain memberikan obat pada pasien, apoteker juga memiliki tanggung jawab untuk meracik obat-obatan. Bersama dengan profesional kesehatan lain, apoteker juga merencanakan dan mengevaluasi efektivitas obat-obatan terhadap pasien. Setiap pasien harus mendapatkan penanganan kesehatan yang tepat. Jika Anda mengalami penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, Anda dapat meminta saran klinik ataupun obat-obatan yang dijual bebas kepada apoteker.  Terakhir, apoteker juga bertanggung jawab dalam memastikan bahwa apotek telah mengikuti peraturan pemerintah tentang penjualan obat. Keahlian atau Skill yang Perlu Dikuasai Apoteker Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang apoteker adalah lulusan Sarjana Farmasi dan lulus ujian kompetensi untuk bisa bekerja sebagai di posisi ini. Selama masa pendidikan, apoteker perlu menguasai bidang ilmu kesehatan serta kimia. Selain itu, ada beberapa keahlian lain yang dibutuhkan untuk menjadi seorang apoteker. Berikut adalah berbagai keahliannya : Memahami jenis dan komponen obat-obatan serta pengaruhnya terhadap pasien. Mengetahui hukum-hukum dalam praktik farmasi Mengenal alternatif praktik kesehatan dan pengobatan. Memahami cara meracik maupun mencampur obat-obatan secara akurat dan tidak memberikan efek samping. Mampu mendesain, memproduksi, serta mendistribusi obat. Mampu memantau obat dari resep dokter agar dapat digunakan dengan sesuai. Mampu menjalankan konsultasi jika dibutuhkan pasien. Setelah mengetahui berbagai tanggung jawab dan keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang apoteker, Anda mungkin akan bertanya-tanya proses apa saja yang harus dilewati untuk mendapatkan posisi ini? Ada beberapa  tahap yang perlu Anda lewati jika ingin memiliki pekerjaan ini. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : 1. Lulus SMA Jurusan IPA atau SMK Farmasi Pertama-tama, Anda perlu lulus dari pendidikan SMA jurusan IPA atau SMK Farmasi. Jurusan saat SMA/SMK berpengaruh dalam lolos tidaknya Anda ke pendidikan sarjana S1 Farmasi. Sebab, ada beberapa kampus yang mengharuskan pendaftar S1 Farmasi berasal dari jurusan IPA atau SMK Farmasi. Selain itu, banyak juga yang menyarankan agar Anda mengambil SMK Farmasi karena akan lebih mudah saat berkuliah nantinya. Ini karena SMK Farmasi akan mempelajari dasar-dasar yang dibutuhkan dalam S1 Farmasi. 2. Lulus Pendidikan Sarjana (S1) Farmasi Tahap kedua, Anda perlu menjadi lulusan jurusan Farmasi di pendidikan S1. Selama pendidikan, Anda akan banyak belajar teori dan praktik terkait obat-obatan. Di samping itu, Anda juga dapat mengikuti program magang selama 2-3 bulan Pastikan Anda lulus pendidikan S1 Farmasi dengan menyelesaikan seluruh mata kuliah dan tugas akhir skripsi agar dapat mendapatkan ijazah S1. 3. Melakukan Sumpah Profesi Apoteker Sama seperti perawat dan dokter, untuk mewujudkan profesi ini, Anda perlu mengambil sumpah profesi. Sumpah ini akan diambil di waktu yang sama dengan para lulusan jurusan farmasi lainnya. 4. Menyelesaikan Pendidikan Profesi Apoteker Agar dapat menjadi apoteker profesional, Anda bisa mengambil pendidikan lagi selama 2 tahun. Mirip seperti pendidikan sebelumnya, Anda akan mendapatkan teori dan praktik yang lebih mendalam terkait ilmu farmasi dan perlu menyelesaikan tesis untuk dapat dinyatakan menjadi apoteker profesional. 5. Menerima Surat Tanda Registrasi (STR) Di tahap berikutnya, Anda perlu mengurus Surat Tanda Registrasi setelah menjadi lulusan S1 maupun selesai menjalankan pendidikan profesi. Surat ini berfungsi sebagai persyaratan untuk menjadi apoteker profesional dan membuka apotek sendiri. Untuk mendapatkan STR, Anda perlu mengerjakan  uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Ujian untuk mendapatkan STR dilakukan setiap setahun sekali dan diselenggarakan secara serentak. Jika tidak lulus, Anda dapat mengambil kembali ujian tersebut di tahun depan. 6. Menerima Izin Usaha Terakhir, untuk membuka usaha sendiri, Anda perlu menyiapkan berbagai berkas dan surat izin yang dibutuhkan, seperti surat izin profesi, surat izin usaha, dan masih banyak lagi. Tak lupa, Anda perlu memiliki modal yang cukup dan kemampuan bisnis serta manajemen yang baik. Setelah menjadi apoteker profesional, ada beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda untuk mulai bekerja sebagai profesi ini, di antaranya adalah : Industri farmasi Farmasi Rumah Sakit Apotek Pelayanan farmasi di pemerintahan Pedagang Besar Farmasi (PBF) Farmasi komunitas Pada akhirnya apoteker adalah profesi mulia yang bertanggung jawab dalam memberikan obat beserta informasinya agar pasien dapat sembuh. Jika Anda ingin menjadi apoteker, penting sekali untuk memahami tugas, kompetensi yang harus dimiliki, serta cara untuk menjadi apoteker agar Anda dapat meraih cita-cita bekerja menjadi apoteker dengan mudah. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai apoteker, kunjungi https://pafikotameureudu.org/

Featured Image
Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat

05-05-2014 22:53

Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat  - Asam urat adalah sebuah kondisi dimana kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas aman. Asam urat itu sendiri merupakan hasil metabolisme dari zat purin yang terdapat dalam hampir semua jenis makanan. Konsumsi purin dalam batas aman akan menghasilkan asam urat yang akan dibuang oleh tubuh namun bila konsumsi purin ini terlalu berlebihan, maka tubuh tidak akan mampu membuangnya dan akibatnya asam urat akan menumpuk didalam tubuh terutama di daerah persendian. Semua orang bisa menderita asam urat, baik pria maupun wanita namun beberapa golongan memiliki resiko lebih besar untuk terkena asam urat. Mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat, mereka yang sudah memiliki gangguan penyakit lain seperti diabetes, mereka yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan juga mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita asam urat adalah mereka yang beresiko tinggi untuk menderita penyakit ini. Persendian yang terasa nyeri merupakan salah satu gejala utama yang dirasakan oleh para penderita asam urat. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati penyakit ini? Selain menjaga pola makan dengan menjauhi atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, penderita asam urat juga bisa mengkonsumsi jenis makanan atau bahan alami tertentu yang dapat membantu dalam proses pengobatan penyakit ini yaitu: Makanan yang kaya akan vitamin C Berbagai jenis buah seperti jeruk, buah naga dan buah delima memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu melarutkan asam urat sehingga dapat dibuang dari dalam tubuh Makanan yang kaya akan potasium Pisang dan kentang kaya akan potasium yang juga bisa membantu dalam proses penyembuhan asam urat Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya   Jeruk nipis Secara alami kandungan vitamin C dalam jeruk nipis cukup tinggi. Selain itu, sari jeruk nipis juga bisa melarutkan asam urat dan berbagai jenis racun dari dalam tubuh. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi air jeruk nipis yang dicampur air hangat (tanpa gula) di pagi hari setelah bangun tidur. Air jeruk nipis ini dipercaya bisa membantu proses detoksifikasi dan membantu mengoptimalkan kerja liver untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara umum Daun salam Daun salam dapat dipergunakan bukan hanya untuk memasak namun juga untuk mengobati asam urat. Cukup dengan merebus 10 lembar daun salam (kering ataupun basah) dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusan ini kemudian dikonsumsi dua kali sehari Campuran dari berbagai bahan alami Khusus untuk pengobatan ini tersedia banyak sekali ramuan yang bisa dipilih dan salah satunya adalah dengan menggunakan jahe merah. Rebus 15 gr jahe merah, 5 gr pala, 1 liter air, 200 gr ubi merah, 10 buti lada, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis dan juga 5 butir kapulaga hingga tersisa setengah. Air rebusan ini diminum sedangkan ubi jalarnya sendiri bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Baca juga : Tips Sehari-hari Untuk Pencegahan Wasir Pare Selain dikonsumsi, pare juga dapat direbus dengan dua gelas air hingga tersisa setengah, kemudian air rebusan tadi diminum untuk membantu menyembuhkan asam urat Daun sirsak Daun sirsak dipercaya memiliki banyak manfaat termasuk diantaranya adalah mengatasi asam urat. Penderita asam urat bisa mengkonsumsi teh daun sirsak secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya Berbagai jenis jus buah Ada beberapa jenis buah yang bisa dibuat jus dengan rasa yang enak dan juga menawarkan manfaat untuk penyakit asam urat. Jus buah seperti jus alpukat, jus belimbing manis dan juga jus yang terbuat dari campuran buah sirsak, air jeruk lemon, apel hijau dan labu air bisa menjadi pilihan. Dengan memasukkan berbagai jenis makanan dan minuman diatas dalam diet sehari-hari akan sangat membantu dalam proses penyembuhan asam urat. Pada dasarnya, pola hidup yang sehat dan menjaga asupan makan merupakan kunci dalam pencegahan dan juga penyembuhan berbagai jenis penyakit termasuk asam urat. Tidak lupa pula para penderita asam urat perlu berkonsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan, atau dalam hal ini mengecek kadar asam urat, untuk memonitor tingkat kesuksesan mereka dalam mengatasi penyakit ini secara alami.

...