5 Cara Mudah Redakan Sakit Kepala Ringan

Additional Image

Waktu Posting : 12-05-2016 10:54 | Dibaca : 2162x

Nyaris kebanyakan orang pernah merasakan sakit kepala. Dari yang gejalanya enteng, sampai yang berat akibat ada satu penyakit serius. Namun, janganlah takut dahulu. Tidak seluruh sakit kepala beresiko. Mungkin cuma dikarenakan oleh aspek stres, masalah hormonal, atau influenza. 

Untuk meredakan sakit kepala ringan, Anda tidak butuh cepat-cepat konsumsi obat. Ada beberapa jalan gampang yang dipercaya dapat bikin keadaan Anda jadi tambah baik. 
 
Baca juga : Kiat Mengatasi Rasa Takut Selama Penerbangan  

Minum air jahe 

Mulai sejak dahulu, jahe diakui semacam rempah yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya kurangi peradangan serta meregangkan otot saraf. Bila tidak sukai rebusan air jahe, Anda dapat mencampurkannya berbarengan teh hangat. 

Dengarkan musik 

Berdasar pada beragam riset, therapy musik dapat kurangi sakit kepala kronik. Semacam rujukan, dengarkanlah tipe musik classic supaya lebih menentramkan. Namun Anda bisa saja dengarkan tipe musik lain yang Anda gemari. 
 
Baca juga : 5 Cara Mudah Mendongkrak Energi  

Mandi air hangat 

Air hangat bisa menyajikan dampak relaksasi untuk badan. Tempatkan kepala Anda dibawah shower air hangat yang mengalir serta rasakan kesegarannya. Tetapi jauhi mandi air hangat apabila sakit kepala telah reda, lantaran air hangat bisa menyingkirkan kelembaban alami kulit. 

Jalan kaki 

Bila Anda terasa mendadak sakit kepala di sela-sela aktivitas di kantor, coba untuk keluar sesaat, serta berjalanlah sepanjang sepuluh menit. Kegiatan ini menyebabkan produksi hormon endorfin, yang disebut pembasmi rasa sakit alami. 

Istirahat 

Hentikan kegiatan Anda sesaat, lantas duduk dengan tenang. Pejamkan mata, lalu atur napas dengan cara perlahan-lahan.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Bahaya Di Balik Berat Badan Berlebihan

31-05-2014 10:23

Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita  Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan  kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza  Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.  

Featured Image
Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari

21-08-2017 10:47

Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari - Payudara yang sehat dan kencang dapat meningkatkan penampilan dan harga diri wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan kencang maka harus dijaga serta dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit kanker payudara dan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa saja ciri-ciri dari payudara  yang sehat? Berikut ini beberapa ciri payudara yang sehat, yaitu :   Kulit Payudara Lembut  dan Tidak Ada Benjolan Pada payudara  yang sehat maka kulit akan terasa lembut pada saat diraba dan pada permukaannya tidak terdapat benjolan. Bila terdapat benjolan, jangan dibiarkan agar benjolan tersebut tidak berkembang. Oleh karena itu harus terus diawasi perkembangannya. Puting Payudara Terasa Keras Puting payudara terasa lebih keras bila dibandingkan dengan bagian payudara lainnya. Bagi yang belum menikah maka puting payudara agak pendek dan wajar-wajar saja. Namun bila setelah menikah maka puting payudara akan menyembul lebih tinggi. Ukuran Kedua Bukit Payudara Ukuran payudara biasanya simetris namun ukurannya tidak sama persis. Ukuran bukit yang kiri biasanya lebih besar daripada ukuran bukit payudara  yang kanan. Pada masa remaja, ukuran kedua bukit payudara ini simetris dan pada perkembangan usia selanjutnya terlebih setelah menikah serta menggunakan kontrasepsi maka perbedaan ukuran kedua bukit payudara akan semakin terlihat perbedaannya. Saat Ditekan atau Disentuh Tidak Terasa Nyeri Apabila payudara terasa sakit pada saat ditekan secara lembut maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Payudara Kencang dan Tidak kendur Payudara yang sehat maka bentuknya akan kencang dan tidak melorot ke bawah. Kulitnya pun terasa lembut dan kenyal bila dipegang atau diremas. Payudara  yang kencang dapat menjadi suatu pertanda sebagai kesuburan. Warna Puting Payudara Payudara yang sehat pada wanita yang berkulit putih dan belum melahirkan maka puting payudara berwarna merah muda dan wanita yang memiliki kulit yang agak gelap, puting payudaranya berwarna kecoklatan.   Perawatan sehari-hari yang dapat dilakukan agar mendapatkan payudara yang sehat yaitu dengan cara-cara berikut ini :   Mengkonsumsi makanan yang sehat, dapat ditambahkan dengan makanan seperti brokoli, minyak zaitun, kopi dan kacang-kacangan. Menggunakan bra  yang tepat, gunakan bra yang tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu longgar. Tujuannya agar stabilitas dari bentuk payudara terjaga. Pemijatan rutin pada payudara , dapat membantu untuk mengencangkan payudara. Lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit. Bersihkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk basah yang sudah direndam dengan air hangat kemudian usaplah payudara secara pelan dan lembut. Rajin berolahraga, lakukan olahraga berupa gerakan push-up agar payudara menjadi lebih sehat dan kencang. Menggunakan pelembab pada bagian payudara agar kulit payudara tetap lembut dan sehat. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sehingga kesehatan payudara dapat terkontrol. Apalagi bila anda telah berusia 40 tahun ke atas.     

Featured Image
Jangan Anggap Remeh Flu

04-05-2014 09:52

Jangan Anggap Remeh Flu  - Serangan flu seringkali dianggap sepele, apalagi yang tergolong ringan. Padahal ada beberapa jenis flu yang tak bisa dipandang remeh. Bukti menunjukkan jenis flu tertentu mampu merenggut nyawa seseorang, misalnya serangan influenza di Hongkong yang ditularkan melalui hewan beberapa waktu lalu. Makanya jangan anggap remeh dan sepelekan flu, betapapun ringannya penyakit tersebut karena flu bisa berkembang menjadi komplikasi pernapasan, seperti pneumonia. Flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza. Ia menyerang sistem pernapasan mulai hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Flu berbeda dengan pilek. Influenza seringkali datang tiba-tiba dan memperlihatkan gejala seperti demam, sakit kepala, rasa capek, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, pegal-pegal. Sebenarnya flu bisa menyerang setiap orang, namun parah atau tidaknya tergantung pada fit atau tidaknya seseorang. Kebanyakan orang yang influenza akan membaik dalam satu atau dua minggu, tetapi bisa jadi flu itu justru berkembang menjadi penyakit komplikasi pernapasan, misalnya pneumonia.   Baca juga : Membangun Pola Hidup Sehat Dengan Mengkonsumsi Sayur Dari jutaan orang di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 10% hingga 20% mengalami influenza. Sekira 36.000 orang per tahun di AS meninggal gara-gara influenza dan 114.000 per tahun harus dirawat di rumah sakit. Setiap orang di setiap lapisan umur, meskipun ia sedang sehat, bisa terkena flu dan berkembang menjadi penyakit serius. Seseorang yang berusia 65 tahun ke atas, seseorang yang memiliki penyakit kronik, serta anak kecil lebih rentan terkena komplikasi akibat flu. Pneumonia, bronkhitis, serta infeksi sinus dan tenggorokan merupakan tiga contoh yang sering terjadi. Flu juga dapat membuat masalah kesehatan menjadi lebih buruk. Misalnya seseorang penderita asma bisa mendapat serangan asma saat ia terkena flu. Flu bisa menyebar lewat batuk seorang penderita. Bahkan saat penderita bersin atau saat ia berbicara, virus bisa langsung menyebar. Virus masuk melalui hidung, tenggorokan kemudian ke paru-paru dan berkembang menjadi flu. Influenza pun mungkin menyebar saat orang menyentuh suatu benda yang terpapar virus flu, misalnya pegangan pintu. Saat orang yang sehat menyentuh hidung setelah memegang pegangan pintu yang tercemar virus (tanpa mencuci tangan sebelumnya), maka bisa jadi sang virus masuk ke hidungnya dan menyebar melalui sistem pernapasannya.   Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan! Seseorang dapat terkena flu sehari sebelum ia merasakan sakit. Orang dewasa dapat merasakannya dalam waktu tiga hingga tujuh hari setelah gejala muncul. Sedangkan anak-anak dapat terkena virus lebih lama dari tujuh hari. Gejalanya dimulai satu hingga empat hari setelah virus masuk ke badan. Beberapa orang yang terinfeksi bisa saja tidak merasakan gejala tersebut. Namun dalam waktu itu, dapat menyebarkan virus pada orang lain. Apa yang mesti dilakukan jika kita sedang flu? Pertama, banyak-banyaklah istirahat, kalau bisa jangan masuk kerja atau sekolah dalam beberapa hari hingga flu hilang. Selain itu Anda dianjurkan untuk minum banyak cairan, tapi hati-hati jangan minum minuman beralkohol dan merokok. Selanjutnya, jangan lupa untuk mengkonsumsi obat flu. Hal yang paling baik dilakukan untuk menghindari atau mencegah flu adalah menjalani vaksinasi influenza yang sekarang ini sudah banyak ditawarkan, namun harganya masih relatif mahal. Anda pun perlu ingat, jangan memberikan aspirin pada anak-anak atau remaja yang sedang menunjukkan gejala mirip flu dan demam yang tidak biasa. Sebaiknya hubungi dokter sebelum memberikan obat-obatan untuk mereka. Biarkan anak-anak atau remaja yang terkena flu untuk banyak beristirahat, banyak minum serta berikan obat yang tidak mengandung aspirin. Mengkonsumsi jus herbal yang terbuat dari ekstrak buah-buahan berkhasiat seperti buah naga, kulit manggis, mengkudu , daun sirsak dll merupakan langkah bijak untuk mengatasi serangan flu.

...