Waktu Posting : 09-06-2014 12:52 | Dibaca : 2398x
07-07-2016 03:30
Tak seperti wanita yang punya masa menopause dan mengalami masa di mana tak bisa lagi hamil, pria punya potensi seumur hidup untuk bisa memiliki anak. Ini karena pria bisa tetap menghasilkan sperma sehingga bisa membuahi sel telur. Tapi benarkah pria bisa terus subur seumur hidupnya? Well, ternyata itu tak sepenuhnya benar lho. Umur pria ternyata sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan dan kualitas sperma. Semakin tua, pria cenderung kehilangan kemampuannya untuk memiliki anak.  Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Seiring bertambahnya usia, sperma mengalami penurunan pergerakan dan jumlah. Setelah pria mencapai usia 40 tahun ke atas, kualitas sperma juga menurun. Inilah alasan mengapa pria sulit mendapatkan anak ketika usianya sudah di atas 40 tahun. Jika seorang pria muda bisa membuat pasangannya hamil dalam beberapa bulan saja, seorang pria usia 40 tahun ke atas membutuhkan kurang lebih 2 tahun agar istrinya hamil. Itulah mengapa pasangan di atas usia 45 tahun kecil kemungkinan memiliki anak biologis, bukan hanya karena kondisi wanita tapi juga dipengaruhi kondisi pria.  Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Bukan hanya itu, faktor penurunan kualitas ini ternyata juga berpengaruh pada besarnya potensi istri mengalami keguguran. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa anak yang terlahir dari ayah yang tua kemungkinan memiliki risiko besar mengalami masalah kesehatan mental dan fisik semacam autis, dibanding anak yang lahir dari ayah yang masih muda. Jadi, jika memungkinkan untuk menikah muda dan masih diberi kesempatan untuk memiliki anak, akan lebih baik jika pasangan suami istri memiliki anak sebelum usia mereka di atas 40 tahun. Jadi ingin menikah muda ladies?
14-08-2017 22:42
5 Cara Mudah Turunkan Kolesterol Tinggi - Gaya hidup dan pola hidup masyarakat sekarang ini sangat rentan terhadap penyakit. tak heran jika saat ini, banyak penyakit ditemukan yang faktor penyebabnya karena pola makan yang kurang sehat. Kolesterol merupakan salah satu penyakit yang sekarang ini banyak ditemui pada masyarakat kita. Penyakit ini cenderung menyerang atau dialami oleh orang dengan intensitas kerja yang tinggi sementara asupan makanan yang ada kurang diperhatikan kandungan zat gizinya. Jika kadar kolesterol sedang tinggi, obat kolesterol menjadi pilihan untuk menyembuhkannya. Banyak obat kolesterol yang dijual baik di toko obat maupun apotik yang bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Namun konsumsi obat kolesterol dalam jangka waktu lama juga tidak baik karena dapat merusak organ tubuh yang lain. Konsumsi obat kolesterol dengan bahan herbal, menjadi pilihan terbaik bagi penderita kolesterol tinggi. Obat kolesterol berbahan herbal tidak mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan organ tubuh lain. Konsumsi obat, jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat tidak akan menyembuhkan kolesterol anda. Ada baiknya diperhatikan cara mudah untuk menurunkan kolesterol yang sedang tinggi dengan beberapa cara dibawah ini : Luangkan waktu untuk berolah raga selama kurang lebih 1 jam minimal seminggu sekali. Olah raga yang cukup dapat menurunkan kolesterol jahat ( LDL ) dan meningkatkan kolesterol baik ( HDL ). Perbanyak konsumsi sayuran dan makanan mengandung serat. sayuran segar dapat memperlancar peredaran darah karena banyak memberikan oksigen pada darah. sementara makanan yang berserat baik untuk menurunkan kadar kolesterol karena kolesterol dapat diserap dalam tubuh. Contoh makanan berserat seperti kacang-kacangan, oatmeal, apel dan lainnya. Batasi dan kurangi makanan yang banyak mengandung lemak. Gorengan merupakan makanan favorite masyarakat kita, padahal kandungan lemak pada gorengan sangatlah tinggi. Penggunaan minyak goreng yang digunakan pada gorengan terkadang sudah terlihat hitam dan ini sangat berbahaya karena bisa mengandung lemak yang jenuh dan berbahaya bagi kesehatan. Makan ikan usahakan setiap seminggu sekali. Omega 3 pada ikan bisa mengganti lemak yang dihasilkan dari daging dan mengurangi kadar lemak jenuh dalam tubuh. Usahakan menurunkan berat badan. Berat badan yang berlebih sangatlah rentan terkena kolesterol. Pada orang yang memiliki berat badan lebih biasanya ditemukan kandungan lemak yang berlebih dan ini yang dapat menimbulkan penyakit kolesterol. Dengan memperhatikan cara menurunkan kadar kolesterol tadi dan dilakukan secara rutin, kolesterol yang tinggi bisa diturunkan secara cepat. Penggunaan obat kolesterol jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat, akan sia-sia karena penyakit kolesterol masih tetap menyerang tubuh kita. Gaya hidup dan pola hidup yang kurang sehat terutama bagi para pekerja yang tidak mempunyai waktu untuk berolah raga dan kurang memperhatikan nilai gizi makanan, hendaknya dikurangi dengan banyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Mulai sekarang mulailah hidup sehat dengan menjaga kolesterol anda.
02-06-2014 06:11
Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.