Waktu Posting : 14-07-2014 06:01 | Dibaca : 4269x
05-07-2016 19:44
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua. Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes. Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa. "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam. Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
20-06-2022 01:13
Makan banyak tapi tetap kurus mungkin menjadi satu hal yang hampir mustahil terjadi kecuali jika kamu melakukan hal lain untuk mengimbangi kebiasaan itu setiap harinya. Kira-kira apa hal lain yang bisa mengimbangi kebiasaan tersebut? Ini beberapa tips makan banyak tapi tetap kurus. 1. Sering olahraga Banyak makan tapi tetap kurus tidak akan mungkin tanpa olahraga yang rajin. Olahraga adalah satu-satunya cara sehat untuk membakar kalori makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak sampai ditumpuk dan diubah menjadi lemak. 2. Porsi kecil Jika ingin makan banyak apa saja tapi juga ingin tetap kurus, satu trik yang bisa diterapkan adalah makan dalam porsi kecil. Bahkan cara diet saja ada yang menerapkan makan porsi kecil tapi sering untuk menghindari kebiasaan makan berlebihan. 3. Banyak minum Makan apa saja boleh, tapi agar tidak cepat mengalami kenaikan berat badan tentunya harus diimbangi dengan minum yang banyak karena minum air putih membantu mengenyangkan perut sehingga menghilangkan nafsu makan dan mengurangi keinginan makan berlebihan. 4. Istirahat cukup Tidur yang cukup juga efektif menjaga berat badan karena kamu mengurangi waktu tergoda ngemil atau makan sembarangan. Justru ketika tubuh kurang tidur atau memaksakan diri untuk terjaga tapi sebenarnya dalam kondisi sangat lelah, justru otak akan merespon dengan mengirim sinyal 'menyuruhmu makan'. Jadi tidurlah daripada makan. 5. Tidak banyak duduk Selain olahraga, salah satu kebiasaan harian yang tidak boleh diabaikan setiap harinya adalah gaya hidup bermalas-malasan, duduk terus atau sedentary. Jika memiliki kebiasaan bermalas-malasan, sulit rasanya banyak makan tapi tetap kurus. Imbangi aktivitas harian yang aktif jika tetap ingin makan banyak.
06-10-2021 15:19
Kesehatan rongga mulut dan gigi seringkali hal yang kurang diperhatikan oleh banyak orang. Padahal kondisi mulut dapat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Dan bahkan pada beberapa kasus, rongga dan gigi yang bermasalah dapat menjadi pemicu terjadinya sejumlah penyakit yang serius. Beberapa penyakit serius yang dapat terjadi yang disebabkan karena sakit gigi di antaranya adalah : 1.Sakit Jantung dan Stroke Mengapa sakit gigi dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke? Ini karena bakteri yang menyebabkan sakit gigi dapat menempel pada dinding arteri dan kemudian mengakibatkan penggumpalan darah. Dan gumpalan tersebut akan menghalangi aliran darah yang mengalir ke jantung sehingga menyebabkan penyakit jantung dan bila terjadi penyumbatan aliran darah ke otak maka akan memicu munculnya penyakit stroke. 2.Penyakit Kanker Sakit gigi dapat terjadi akibat dari pembengkakan pada gusi dan ini terjadi karena gusi mengalami peradangan. Ketika peradangan tidak segera ditangani maka hal ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan tumor. Akibat dari semakin banyaknya jaringan yang rusak karena tumor tersebut maka akan berpotensi menjadi penyakit kanker. Penyakit kanker kerap dihubungkan dengan kesehatan mulut yaitu paru-paru, kandung kemih, esofagus, ginjal, perut dan hati. Maka dari itu apabila anda mengalami sakit gigi, segeralah periksakan diri anda ke dokter gigi. 3.Disfungsi Ereksi Berhati-hatilah bagi kaum pria ketika merasakan sakit gigi. Karena hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri di mulut dan kemudian menimbulkan peradangan pada pembuluh darah. Dan bila hal ini dibiarkan maka akan membuat rusaknya pembuluh darah menjalar hingga ke organ intim. 4.Prostatitis Penyakit prostatitis merupakan masalah di mana enzim yang dibentuk oleg prostat untuk kemudian disekresikan dan mengalami peningkatan. Ini akan menimbulkan pembengkakan pada prostat. Dan di saat anda mengalami sakit gigi maka produksi enzim tersebut lebih tinggi. Bila hal demikian didiamkan maka akan menyebabkan iritasi, sulit ejakulasi, nyeri pada perineum, buang air kecil secara terus menerus. 5.Periodontitis Sakit gigi erat kaitannya dengan masalah yang terjadi pada gusi. Dan peradangan gusi tersebut terjadi karena adanya plak serta karang gigi. Ketika kondisi yang demikian semakin parah maka dapat menyebabkan pendarahan.Â