Waktu Posting : 21-12-2019 02:51 | Dibaca : 1675x
Bagi ibu rumah tangga yang hobi memasak pastinya sudah tidak asing lagi dengan rempah atau bumbu dapur seperti kemiri. Bumbu dapur yang satu ini kerap digunakan dalam salah satu rempah yang dapat menambah sedap suatu masakan. Tetapi ternyata tidak hanya sebagai bumbu penyedap masakan saja kegunaan dari kemiri ini. Kemiri pun dapat diekstrak menjadi minyak kemiri yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Penasaran kan apa saja ya manfaat dari kemiri dan minyak kemiri bagi kesehatan? Simak manfaatnya yuk
Kemiri dapat digunakan untuk mengobati buang air besar yang terlalu encer atau yang dikenal dengan diare. Hal ini karena kemiri mempunyai kandungan gizi yang ampuh untuk menyingkirkan diare dan juga bakteri yang menjadi penyebab diare tersebut. Jadi bila anda sedang mengalami diare sebaiknya secara rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung kemiri di dalamnya.
Manfaat lainnya dari kemiri yaitu dapat menjaga kesehatan mulut dan gigi. Untuk penggunaannya pun cukup mudah yaitu hanya perlu menghaluskan beberapa butir kemiri kemudian mencampurnya dengan getah batang kemiri. Setelah itu campuran dari kedua bahan tersebut tempelkan pada gigi yang bermasalah agar dapat emngurangi rasa sakitnya.
Tidak hanya dapat mengatasi sakit gigi, tetapi juga biji kemiri dapat digunakan untuk mengobati sariawan. Caranya pun mudah, cukup menempelkan biji ataupun getah kemiri pada bagian yang terkena sariawan saja.
Belum banyak yang mengetahui bahwa kemiri sangat bagus untuk kesehatan pencernaan karena mengandung vitamin dan asam folat di dalamnya. Kandungan tersebut dapat mengobati gangguan pencernaan seperti disentri dan diare. Untuk mengobati disentri, siapkan 10 gram kulit batang kemiri, 400 cc air dan kemudian rebus kulit batang dengan air tersebut sampai tersisa 200 cc. Lalu saring dan minum air rebusan tersebut selagi masih hangat.
Kemiri juga dapat dimanfaatkan sebagai obat oles untuk mengobati bekas gigitan serangga. Bilamana anda mengalami peradangan dan merah-merah, oleskan minyak kemiri untuk menghilangkan bekas gigitan serangga tersebut.
Sama halnya dengan kemiri, kapulaga yang merupakan jenis rempah lainnya yang sering digunakan sebagai penambah rasa serta aroma pada masakan juga mempunyai manfaat yang tidak kalah bagus dengan kemiri. Kapulaga mempunyai manfaat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti :
Yaitu dengan cara mencampurnya dengan teh yang kemudian diminum, bagi wanita yang sedang dalam masa menstruasi dapat membantu untuk mengatasi nyeri akibat menstruasi tersebut.
Dapat meringankan gejala dada yang terasa sesak dan juga sinus. Di dalam kapulaga terkandung minyak kapur barus sehingga bila dicampurkan dalam secangkir teh yang panas maka minyak kapur barus tersebut akan lepas dan membantu mengurangi hidung serta tenggorokan yang tersumbat.
Menurut Encyclopedia of Natural Medicine, teh kapulaga dapat menghilangkan racun yang terjadi sebagai akibat dari mengkonsumsi suatu makanan atau akibat dari lingkungan tempat. Teh kapulaga dapat membantu tubuh untuk membuang racun dan selain itu juga bermanfaat bagi sistem peredaran darah serta sistem pencernaan.
Baik kemiri maupun kapulaga selain digunakan sebagai penyedap rasa pada masakan, memiliki manfaat lain bagi kesehatan tubuh. Dan manfaat tersebut dapat diperoleh dengan cara yang benar dalam mengolah bahan tersebut serta menggunakan rempah yang bagus dan baik. Dan apabila anda sedang membutuhkan supplier kemiri maupun supplier kapulaga yang berkualitas pilihan terbaik serta berasal dari sumber alam terbaik maka PT Karya Baru Indonesia adalah perusahaan distributor yang terpercaya. Selain berasal dari bahan yang berkualitas, harganya merupakan harga distributor yang kompetitif sehingga sangat cocok bagi anda yang merupakan konsumen industrial, institusi, supplier bahkan end market retailer. Untuk lebih detail dan lebih jelasnya, anda dapat menghubungi alamat sebagai berikut :
PT Karya Baru Indonesia
Jl.Pisangan Lama Selatan - Pasar Induk Cipinang
Blok HB 34 Jakarta Timur
Telp : 021 4718167
29-08-2022 04:09
Komedo memang masalah kulit yang cukup menyebalkan. Komedo ini membuat tampilan kulit wajah tampak kasar dan membuat pori-pori wajah semakin terlihat besar. Buat sahabat fimela yang sedang struggle dengan masalah kulit wajah yang satu ini dan bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya, jawabanya simpel, yaitu dengan cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Menjaga kebersihan pori-pori wajah sama dengan mencegah munculnya komedo di wajah. Komedo muncul karena kotoran bercampur dengan minyak, keringat, dan juga sel-sel kulit mati di wajah yang menumpuk menjadi satu dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu menjaga kebersihan pori-pori wajah merupakan cara efektif untuk mengatasi dan juga mencegah timbulnya komedo. Nah, bagaimana sih cara untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah agar terhindar dari komedo? Yuk cari jawabannya di bawah ini 1. Jangan terlalu sering menyentuh wajahmu Kebiasaan sering menyentuh kulit wajah dengan tangan dapat menyebabkan munculnya komedo. Hal ini dikarenakan tangan yang kotor yang terdapat banyak kuman dan bakteri akan bercampur dengan minyak dan keringat yang ada di wajah akan menumpuk dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu sebisa mungkin untuk tidak sering-sering menyentuh wajah ketika tangan kotor. 2. Double cleansing setiap hari. Untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah, double cleansing wajib banget kamu lakukan setiap hari. Double cleansing adalah metode membersihkan wajah sebanyak dua kali. Sebelum kamu menggunakan facial wash kamu bisa menggunakan cleansing oil, cleansing balm, milk cleanser, ataupun micellar water untuk membersihkan wajahmu. Metode ini dilakukan agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajahmu dapat dibersihkan secara menyeluruh. Cara ini untuk mencegah agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajah tidak menyumbat pori-pori wajahmu dan menyebabkan timbulnya komedo. 3. Memakai Chemical Exfoliation Kamu bisa memasukkan chemical exfoliation ke dalam rangkaian skincaremu. Kamu bisa menggunakan exfoliating toner atau exfoliating serum. Chemichal exfoliation ini biasanya mengandung AHA, BHA, atau PHA untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di kulit wajah yang dapat menyebabkan pori-pori wajahmu tersumbat. Pemakaian chemical exfoliation ini dilakukan tergantung pada jenis eksfoliator yang terkandung di dalamnya. Beberapa jenis eksfoliator jauh lebih keras dibanding jenis eksfoliator lainnya sehingga perlu menyesuaikan juga dengan kesensitifan dan kebutuhan kulitmu. 4. Melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask Agar pori-porimu tetap bersih kamu bisa melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask. Deep cleansing dengan menggunakan clay mask ini dapat menyerap kotoran dan minyak yang ada diwajah hingga ke dalam pori-porimu yang menyebabkan munculnya komedo. Kamu bisa memakai clay mask sebanyak 1-2 kali seminggu tergantung kebutuhan kulitmu Demkian empat cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Jangan malas untuk menjaga kebersihan pori-pori wajahmu agar wajahmu bebas komedo.
18-09-2018 14:54
Sakit kepala merupakan salah satu penyakit yang sering kali menyerang dan membuat sulit melakukan aktivitas dengan baik. Ada beberapa faktor penyebab sakit kepala antara lain yang berasal dari pikiran yang stress, tekanan darah tinggi, kelelahan, gejala flu, dll. Jangan abaikan jika sakit kepala menyerang karena akan sangat membuat tidak nyaman dan tidak dapat melakukan aktivitas dengan maksimal. Cara paling simpel yang mudah dilakukan untuk mengatasi sakit kepala yaitu dengan istirahat yang cukup dan minum obat pereda sakit kepala. Selain dua hal tersebut, ada cara lain untuk menyembuhkan sakit kepala yaitu dengan mengonsumsi makanan dan minuman lezat seperti berikut ini : Kopi Mengonsumsi kopi dapat mengobati sakit kepala namun tidak boleh berlebihan karena bisa memperparah sakit kepala yang diderita. Minumlah 2 hingga 3 cangkir setiap hari dapat mengobati sakit kepala dan membuat perasaan bahagia. Pisang Pisang mengandung nutrisi yang dapat membuat pikiran menjadi rileks danmengobati sakit kepala. Selain itu, pisang juga bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta perasaan bahagia. Pisang juga dipercaya dapat melancarkan sistem peredaran darah serta membuat tubuh semakin fit. Jamur Nutrisi yang terkandung pada jamur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membuat otak menjadi lebih rileks, sistem pencernaan lebih sehat dan peradaran darah lancar. Yogurt Yogurt mengandung kalsium yang cukup tinggi yang ampuh untuk mengobati sakit kepala dan melancarkan sistem pencernaan.
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula