Waktu Posting : 17-08-2014 06:19 | Dibaca : 3468x
10-06-2014 05:11
Anemia adalah satu diantara kondisi yang bisa menganggu kegiatan, kecuali bisa bikin Anda pusing, Anda akan terasa lemas. Anemia itu sendiri ialah keadaan saat jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) ada dibawah normal. Waktu Anda alami anemia tidak usah segera tergesa-gesa mengkonsumsi suplemen penambah darah. Langkah paling baik untuk menambah jumlah darah ialah dengan makan makanan bergizi yang bisa menambah beberapa sel darah dalam badan, seperti : Baca juga : Makanan Pereda Asam Lambung yang Meningkat 1. Daging Daging memiliki kandungan zat besi yang bisa menambah hemoglobin. Kecuali itu, daging juga gampang diserap oleh usus hingga tak mengakibatkan tersumbatnya pencernaan. Tetapi, janganlah terlalu berlebih konsumsi daging lantaran bisa menyebabkan resiko serangan jantung. Sebaiknya Anda konsumsi daging yang rendah lemak dengan menu diet yang seimbang. 2. Beras merah Beras merah kecuali diambil untuk menu diet lantaran bisa turunkan berat tubuh nyatanya juga baik untuk pasien anemia. Hal itu karena beras merah memiliki kandungan zat besi yang bisa menambah hemoglobin. 3. Sayuran Seluruhnya orang telah tahu bila sayuran mempunyai banyak faedah yang baik untuk kesehatan, satu diantaranya untuk menambah jumlah darah. Sayuran seperti bayam, seledri, brokoli, kubis, lobak, kembang kol, kangkung, selada serta kentang benar-benar sehat untuk badan. Ini dapat mengontrol berat tubuh serta juga menambah jumlah darah. Sayuran berdaun hijau juga melindungi system pencernaan senantiasa aktif. 4. Kacang almond Sebagian tipe kacang di ketahui memanglah bisa menangani kekurangan darah, terlebih kacang almond. 1 ons kacang almond tiap-tiap hari berikan 6% zat besi ke dalam badan. Baca juga : Benarkah Seks Baik untuk Kesehatan? 5. Buah-buahan Sebagian pakar kesehatan menyarankan orang yang menanggung derita anemia untuk banyak konsumsi buah-buahan. Buah tak cuma memiliki kandungan vitamin yang berlimpah serta bergizi, namun juga efisien dalam menambah jumlah darah dalam badan. Konsumsilah aprikot, semangka, apel, anggur, kismis, serta plum untuk menambah aliran darah dalam badan. Tersebut sebagian tipe makanan yang diakui bisa menolong Anda dalam menangani anemia. Selekasnya tanyakan ke dokter Anda bila tanda-tanda anemia makin kronis.
22-06-2014 10:56
Sempatkah Anda menderita nyeri di bagian badan sesudah coba jenis olahraga baru atau sesudah memaksakan diri untuk olahraga lebih berat dibanding umumnya? Nyeri otot yang nampak 1 sampai 2 hari sesudah olahraga bisa dihadapi oleh seluruh orang. Janganlah cemas! Nyeri atau kekakuan otot ini adalah normal, umumnya tak berjalan lama sekalian mengisyaratkan bahwasanya olahraga Anda telah benar. Bagaimana cara mencegah nyeri pada otot sesudah olahraga. 1. Mengapa otot saya nyeri sesudah olahraga? Nyeri otot sesudah kegiatan otot di kenal semacam Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS), momen ini kerap berlangsung apabila kita mengawali jenis olahraga baru, mengubah style olahraga kita atau menaikkan durasi serta intentistas olahraga. Waktu otot bekerja lebih berat dibanding umumnya, terjadinya rusaknya mikroskopis pada serat otot, yang menyebabkan rasa nyeri serta kaku. 2. Apakah DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang? DOMS bisa berlangsung pada tiap-tiap orang yang olahraga, juga atlit pun bisa alami tanda-tanda ini. Tetapi, tenang saja karena nyeri DOMS bisa hilang waktu otot telah mulai punya kebiasaan dengan beban yang didapatkan pada mereka. Nyeri adalah sistem penyesuaian yang bisa menyebabkan stamina serta kemampuan pada otot waktu pulih. Baca juga : Faedah Kesehatan Jinten Bagi Tubuh 3. Kesibukan fisik apa yang bisa menyebabkan DOMS? Seluruh wujud gerakan yang tak umum anda kerjakan bisa menyebabkan DOMS, terlebih gerakan di mana berlangsung kontraksi otot waktu otot memanjang (eccentric muscle contraction). Misal kesibukan fisik nya ialah naik turun tangga, jogging atau lari ke bawah, sistem penurunan beban, push up atau squat. 4. Berapakah lama DOMS bisa berjalan? DOMS bisa berjalan pada 3 sampai 5 hari. Intensitas nyeri bisa tengah atau berat, umumnya nampak 1 atau 2 hari sesudah olahraga. Nyeri otot ini janganlah sempat disamakan dengan nyeri mendadak, menusuk, serta berat yang dikarenakan oleh terkilirnya otot. Baca juga : Tiga Macam Olahraga Penambah Mesra Pasangan 5. Bagaimana jalan menyembuhkan DOMS? Tiada jalan gampang untuk menyembuhkan DOMS. Tiada yang dibuktikan 100% efisien. Penyembuhan seperti kompres dingin, pijat, obat-obatan untuk peradangan seperti aspirin atau ibuprofen, bisa menolong menyingkirkan tanda-tanda, Pada wajarnya DOMS tak memerlukan penyembuhan tetapi apabila nyeri makin kronis, atau bengkak atau urin jadi gelap harapa selekasnya membawa diri ke dokter. Tetapi sebisa-bisanya jauhi meminum memaksakan diri untuk olahraga dengan meminum pereda nyeri sebelum saat olahraga. 6. Bagaimana menghindar DOMS? Satu diantara jalan paling baik untuk menghindar DOMS ialah dengan mengawali gerakan olahraga baru dengan cara perlahan. Hal semacam ini bakal menyajikan saat untuk otot menyesuaikan pada gerakan baru. Lakukan pemanasan sebelum saat olahraga pula bisa menolong kurangi DOMS, walaupun belum dapat dibuktikan. 7. Apakah saya bisa meneruskan olahraga dengan DOMS? Anda bisa olahraga dengan DOMS walaupun bisa rasakan perasaan kurang nyaman. Anda bisa rasakan nyeri hilang waktu mulai melakukan aktivitas tetapi bisa nampak kembali waktu beristirahat. Apabila nyeri bikin susah untuk olahraga, janganlah dipaksakan, coba gerakan lain yang memakai otot lain. 8. Apakah DOMS bisa nampak lagi? DOMS adalah sistem di mana otot menyesuaikan, jadi apabila Anda beraktivitas dengan intensitas yang sama maka rusaknya otot bakal sedikit, serta pengobatan bakal lebih cepat.
29-05-2014 03:43
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!