Waktu Posting : 10-06-2014 00:24 | Dibaca : 2510x
26-04-2014 22:27
Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi - Kita tahu, penyebab darah tinggi (hipertensi) hampir sebagian besar (95%) lantaran dari sononya (essential hypertension). Hanya sebagian kecil saja yang didapat (acquired hypertention). Hipertensi esensial tidak bisa diapa-apakan karena sudah bakat mewarisi hipertensi. Yang bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat darah tinggi hanya menekan, menjinakkan, agar darah tingginya tidak merajalela. Sementara hipertensi yang didapat, dan biasanya baru muncul setelah usia lanjut, bisa disebabkan oleh gangguan ginjal, kelenjar gondok, kelenjar anak gondok, atau kehamilan. Untuk menjinakkan darah tinggi tentu ada caranya. Pertama-tama tentu jangan gemuk. Batasi konsumsi garam, gerak badan teratur, dan cukup mineral (kalium, kalsium), serta hidup tidak tegang. Kalau dengan cara-cara itu tensi darah masih juga tidak jinak dan setelah digabung dengan mengkonsumsi bahan berkhasiat alami (obat herbal) juga tidak menolong menekannya, obat baru dipilih. Baca juga : Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker Ada sekitar sembilan jenis obat hipertensi. Masing-masing jenis punya alamat kasusnya sendiri. Prinsip pilihan obat kalau bisa dengan satu jenis, tak perlu berjenis-jenis. Jenis obat dimulai dari jenis penguras kencing (diureticum). Dengan membuang cairan darah lebih banyak diharapkan tensi darah mengendur. Dokter akan memilihkan jenis obat sesuai dengan latar belakang penyakit pasien dan kemungkinan apakah penyebab darah tingginya. Bila tak ada penyakit lain, misalnya, cukup diberikan diurecticum plus golongan betablockers (nama belakang generiknya berakhiran "olol"). Pasien perlu jenis ACE inhibitors (nama belakang generiknya berakhiran "pril") untuk yang sudah mengidap gangguan jantung. Pada mereka yang ada riwayat nyeri dada (angina pectoris) boleh memilih betablockers atau calcium channel blockers atau disebut juga calcium antaganisi (nama generik belakangnya berakhiran "dipine"). Bila punya penyakit asma, jangan memilih betablockers, sedang yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan gout (asam urat tinggi) tidak boleh diberikan diurecticum. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Kita tahu semua obat hipertensi berefek samping impotensia pada pria. Namun bila mereka harus minum obat juga, pilihan cenderung pada ACE inhibitors atau alphablockers (nama generik belakangnya berakhiran "zocin")." Sementara ibu hamil hanya diberikan golongan methyldopa, dan mereka yang berusia di atas 65 tahun dipilihkan golongan betablockers dan diurecticum. Pasien hipertensi akan mengeluh tidak enak atau menjadi lebih tidak enak bila jenis obatnya salah alamat. Asmanya bertambah atau muncul bila diberikan obat golongan betablockers, atau bila mengidap kencing manis begitu juga. Yang asam uratnya tinggi sebaiknya memilih obat yang bikin banyak kencing. Kalau bukan golongan methyldopa, golongan lain membahayakan bagi ibu hamil yang darah tinggi.
29-08-2022 05:33
Inkontinensia urine merupakan kondisi hilangnya kontrol kandung kemih. Kondisi ini umum terjadi dan sering kali membuat pengidapnya merasa malu. Tingkat keparahannya berkisar dari sering buang air kecil saat batuk atau bersin, hingga keinginan untuk buang air kecil yang begitu tiba-tiba dan kuat. Alhasil, pengidapnya tidak bisa ke toilet tepat waktu. Meskipun sering terjadi seiring bertambahnya usia, inkontinensia urine bukanlah konsekuensi penuaan yang tidak terhindarkan. Jika inkontinensia urine mempengaruhi aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk mengunjungi dokter. Biasanya, penyesuaian gaya hidup dan perubahan pola makan atau bahkan perawatan medis tertentu dapat mengobati gejala inkontinensia urine. Inkontinensia urine bisa disebabkan oleh kondisi yang terkait saluran kemih bagian bawah maupun kondisi yang tidak terkait saluran kemih bagian bawah. Jika terkait saluran kemih bagian bawah, kondisi ini lebih diakibatkan karena aktivitas otot dinding kandung kemih yang berlebihan. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh penyakit saraf, sumbatan di saluran kemih, batu di kandung kemih atau pun kanker kandung kemih. Namun, inkontinensia urine juga dapat terjadi meski saluran kemih normal. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada lanjut usia dan terkait dengan kondisi mobilitas juga kognitif. Penyebab inkontinensia sementara atau jangka pendek dapat mencakup : Infeksi Saluran Kemih (ISK) Infeksi di dalam saluran kemih (uretra, ureter, kandung kemih dan ginjal) dapat menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil Kehamilan Selama kehamilan, rahim memberi tekanan ekstra pada kandung kemih saat mengembang. Sebagian besar wanita yang mengalami inkontinensia selama kehamilan menyadari bahwa inkontinensia akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Obat-obatan Inkontinensia dapat menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu, termasuk diuretik dan antidepresan. Minuman Mengonsumsi minuman tertentu, seperti kopi dan alkohol, dapat membuat seseorang perlu buang air kecil lebih sering. Jika kamu berhenti mengonsumsi minuman ini, kebutuhan untuk sering buang air kecil pun akan menurun. Sembelit Sembelit kronis (tinja yang keras dan kering) dapat menyebabkan seseorang memiliki masalah kontrol kandung kemih. Sementara itu, penyebab inkontinensia kronis atau jangka panjang dapat meliputi: Gangguan Dasar Panggul Ketika seseorang memiliki masalah dengan otot-otot dasar panggul, maka dapat memengaruhi fungsi organ, termasuk kandung kemih. Stroke Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan kontrol otot. Hal ini mencakup otot-otot yang mengontrol sistem kemih. Diabetes Ketika mengidap diabetes, tubuh memproduksi lebih banyak urine. Peningkatan jumlah urine dapat menyebabkan masalah kebocoran. Selain itu, neuropati perifer dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih. Menopause Ketika tubuh wanita mengalami perubahan kadar hormon dengan cepat, otot-otot dasar panggul juga bisa menjadi lebih lemah. Hal ini bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Multiple Sclerosis Jika seseorang mengidap kondisi ini, mungkin akan mengalami kehilangan kontrol dengan kandung kemih, yang menyebabkan masalah kebocoran. Pembesaran Prostat Ketika prostat lebih besar dari biasanya, dapat menyebabkan beberapa masalah kontrol kandung kemih. Kondisi ini juga disebut sebagai benign prostatic hyperplasia. Pasca Pengobatan Kanker Prostat Selama operasi kanker prostat, otot sfingter terkadang dapat rusak yang menyebabkan inkontinensia stres. Berdasarkan jenisnya, berikut adalah beberapa gejala infeksi saluran kencing yang bisa terjadi: Inkontinensia Stres Urine bocor keluar di saat terjadi tekanan di kandung kemih, misalnya saat batuk, bersin, atau tertawa. Inkontinensia Urge Pengidap memiliki keinginan yang kuat untuk tiba-tiba buang air kecil diikuti dengan keluarnya urine yang tidak sengaja (mengompol). Pengidap bisa buang air kecil hingga lebih dari 8 kali dalam sehari, termasuk di malam hari. Inkontinensia Overflow Pengidap sering mengompol dalam jumlah urine yang sedikit-sedikit karena kandung kemih tidak sepenuhnya kosong. Inkontinensia urine di antaranya dapat dicegah dengan: Menjaga berat badan tetap ideal. Latihan otot panggul ( senam kegel). Membatasi mengonsumsi minuman yang bersifat diuretic, seperti teh dan kopi. Jika gejala inkontinensia urine sudah mengganggu kehidupan sosial atau menyebabkan ketidaknyamanan (rasa sakit, demam, iritasi kulit karena air kencing), segera periksa ke dokter untuk dapat ditangani dengan tepat.
10-03-2016 07:11
Penanganan penderita diabetes melitus secara alami. Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Adapun hal tersebut dikarenakan penanggulangan penyakit ini hanya memberikan kesembuhan yang sementara untuk penderita tanpa menuntaskan penyakit diabetes secara total. Untuk itu, sangat penting sekali upaya pencegahan pada penyakit ini terlebih lagi bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penderita diabetes. Penanganan penderita diabetes sangat penting dilakukan dengan segera sesudah mengetahui terjadinya peningkatan dari kadar gula dalam darah dengan drastis. Penyakit diabetes bisa saja terjadi karena turunan, namun tak menutup kemungkinan jika diabetes terjadi dikarenakan pola hidup tidak sehat dengan mengonsumsi banyak makanan berkadar gula sintesis tinggi atau kita tak dapat mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi, jarang sekali menjalankan olahraga dan lain sebagainya. Hal inilah yang mengakibatkan seseorang mengalami penyakit diabetes. Baca juga : Kenali Gejala Kolesterol Tinggi dan Temukan Cara Menurunkan Kolesterol yang Efektif Pengertian Penyakit Diabetes Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan dari sistem endokrin sehingga mengakibatkan kadar gula atau glukosa di dalam darah menjadi berlebihan dan tidak normal. Adapun semua hal tersebut terjadi dikarenakan oleh jumlah insulin pada darah tak mencukupi. Bisa juga sel-sel dalam tubuh tak memberikan respon pada insulin, dengan begitu gula pun tak bisa masuk pada sel-sel tubuh serta tak dapat digunakan secara normal oleh tubuh kita. Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Penyebab terjadinya penyakit diabetes sendiri dikarenakan tubuh tak mampu memanfaatkan insulin yang sudah dihasilkan pankreas. Bisa juga dikarenakan organ pankreas tak mampu menghasilkan hormon insulin dengan jumlah banyak demi membantu kadar gula masuk menuju sel-sel di dalam darah. D mana kedua hal tadi bisa saja terjadi pada tubuh kita dengan begitu kita mengalami yang namanya penyakit diabetes melitus. Ada berbagai macam faktor yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami diabetes melitus, di antaranya obesitas, faktor keturunan, kadar kolesterol tinggi, kerusakan sistem pankreas, dan juga gaya hidup tidak sehat di mana kebanyakan orang gemar mengonsumsi makanan-makanan cepat saji atau junk food. Diabetes bisa juga dipicu karena seringnya merokok, hipertensi, kebanyakan mengonsumsi karbohidrat dan stres. Gejala Penderita Diabetes Seseorang yang mengalami diabetes, biasanya akan menimbulkan beberapa gejala. Adapun gejala-gejala yang dialami penderita diabetes, di antaranya : Mudah haus serta banyak minum, mudah sekali merasa lapar dan makan banyak, sering buang air kecil khususnya di malam hari, urine yang dihasilkan jumlahnya berlebihan, sering mengalami mual dan pusing, penglihatan kabur, mudah lelah dan mengantuk, mudah mengalami infeksi kulit, berat badan terus menerus mengalami penurunan, mudah terluka terutama bila tergores sesuatu benda, koordinasi gerak seluruh anggota tubuh akan terganggu, dan merasa gatal-gatal serta kesemutan di area tangan serta kaki. Adapun gejala-gejala ini terjadi disebabkan kadar gula dalam darah meningkat drastis mengakibatkan ginjal memproduksi urine secara berlebihan untuk dapat mengencerkan gula atau glukosa. Dengan begitu penderita sering kali mengalami buang air kecil. Di samping itu, hal ini juga membuat penderita lebih sering minum sebab proses ini membuat penderita merasa lebih mudah haus. Karena proses itu pulalah kalori pada tubuh si penderit mengalami kekurangan, sehingga mengakibatkan berat badan pun turun dengan drastis, akibatnya nafsu makan pun semakin meningkat. Maka dari itu, bagi penderita diabetes dianjurkan agar bisa mengelola pola makan serta melakukan olahraga dengan rutin. Hal ini bertujuan demi mempertahankan kadar glukosa atau gula dalam darah pun menjadi normal. Penanganan Diabetes Secara Alami Diabetes merupakan salah satu penyakit yang tak bisa dianggap sepele. Sebab jika diabetes ini dibiarkan begitu saja, bisa membuat penderitanya semakin parah. Selain itu, penderita diabetes akan mengalami berbagai macam dampak yang ditimbulkan seperti resiko mengalami komplikasi penyakit. Maka dari itu, kami akan memberikan penjelasan mengenai cara penanganan penderita diabetes secara alami. Adapun cara mengobati diabetes secara alami yaitu sebagai berikut : 1. Kunyit Kunyit merupakan salah satu obat herbal yang banyak dimanfaatkan setiap orang, terlebih lagi kunyit sangat mudah dijumpai di lingkungan sekitar. Di samping itu, ternyata kunyit bisa dijadikan sebagai obat diabetes secara herbal yang paling aman dan mudah untuk diaplikasikan. Adapun cara pengolahan kunyit menjadi obat herbal diabetes adalah dengan mengambil 1 buah rimpang kunyit lalu tambahkan ½ sendok garam. Selanjutnya rebus pada 1 liter air sampai mendidih, dan saring air hasil rebusan tadi kemudian diamkan supaya dingin terlebih dulu. Sesudah dingin, Anda bisa meminum air hasil rebusan kunyit tadi ½ gelas saja. Kemudian minum dengan teratur ramuan kunyit tadi sebanyak 2 kali seminggu. 2. Mahkota Dewa Obat tradisional penderita diabetes berikutnya yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa termasuk salah satu tanaman yang sangat efektif untuk mengatasi diabetes selain bisa mengobati berbagai macam jenis penyakit. Adapun cara memanfaatkan tanaman herbal ini yaitu dengan menyiapkan 3-5 tangkai dari tanaman mahkota dewa, lalu tambahkan dengan 3 lembar daun salam kemudian cuci sampai bersih, selanjutnya rebus pada 3 gelas air bersih sampai mendidih hingga air yang tersisa tinggal setengahnya. Lalu minum air hasil rebusan tanaman mahkota dewa ini tiap hari supaya penyakit diabetes pun dapat diatasi. 3. Tanaman Brotowali Tanaman brotowali sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis tanaman obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Untuk mengatasi diabetes dengan memanfaatkan tanaman brotowali ini, Anda bisa mencobanya dengan cara mengambil batang dari tanaman brotowali sekitar 10 cm, kemudian masukkan 1 genggam dari akar pepaya kemudian rebus bahan-bahan alami tadi dan rebus sampai mendidih. Diamkan dingin terlebih dulu sebelum dikonsumsi, lalu minumlah untuk meredakan penyakit diabetes. Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, Anda juga bisa memanfaatkan mengkudu untuk mengatasi diabetes. Buah mengkudu memiliki kandungan Proxeroni tinggi sebagai zat yang bisa membentuk alkaloid dengan fungsinya membuka bagian pori-pori pada sel tubuh, dengan begitu nutrisi pun lebih mudah diserap oleh tubuh. Nah, jika Anda tak tahan dengan pahitnya buah mengkudu, kini sudah ada solusi terbaik memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat diabetes yakni dengan mengonsumsi obat herbal Ultra. Baca juga : Keuntungan yang Didapatkan dari Kebiasaan Mencuci Muka Sebelum Tidur Jadi daripada Anda harus repot-repot mencari buah mengkudu atau harus tahan dengan baunya jus mengkudu bisa langsung saja mengonsumsi Ultra Noni. Dengan membeli ultra noni ini, cukup meminumnya saja secara langsung untuk menyehatkan kembali tubuh Anda dari gangguan penyakit diabetes. Adapun manfaat dari jus mengkudu ini sebenarnya telah ditelaah berdasarkan medis untuk menurunkan tingkat atau kadar glukosa dalam darah. Jus mengkudu herbal Ultra Noni ini telah melewat serangkaian uji coba dan sudah terdaftar dalam dinas kesehatan Republik Indonesia untuk dikonsumsi para penderita diabetes maupun untuk mengobati penyakit kencing manis. Ramuan tradisional Ultra Noni ini memang telah turun temurun digunakan demi mengobati penyakit diabetes ataupun penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah. Jadi, untuk penanganan penderita diabetes secara alami Anda cukup mengonsumsi Ultra Noni secara instan, praktis dan aman tentunya!