Cara Mencegah Terjadinya Batu Empedu

Additional Image

Waktu Posting : 24-06-2014 18:36 | Dibaca : 2276x

Kandung empedu ialah organ kecil yang terdapat dibawah hati. Kandung empedu bertanggungjawab untuk membuat cairan pencernaan yang diekskresikan ke dalam usus.

Terdapat beberapa unsur yang berperan pada terjadinya batu empedu, umpamanya kisah keluarga, gaya hidup, serta  jenis kelamin. Menurut National Digestive Disease Information Clearinghouse, wanita mempunyai resiko 2 x semakin banyak alami batu empedu dari pria.

Terdapat beberapa upaya untuk mencegah terjadinya batu empedu, umpamanya dengan melakukan pengubahan diet serta gaya hidup.

Inilah 5 panduan untuk mencegah dan menjauhi terjadinya batu empedu :

1. Batasi Jumlah Konsumsi Lemak

Membatasi jumlah konsumsi lemak dalam diet tiap hari bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Makanan yang tinggi dengan lemak jenuh, seperti daging merah serta mentega, dapat mengakibatkan terjadinya batu empedu.
 
Baca juga : Tips Sehat Berpuasa Ramadhan

Membatasi konsumsi lemak jenuh, atau berpindah ke lemak tidak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun atau asam lemak omega-3, bakal  menurunkan resiko terkena batu empedu.

2. Menjaga Berat Tubuh Sehat

Berat tubuh yang berlebihan atau obesitas bakal mempertinggi resiko terjadinya batu empedu. Olahraga dengan cara teratur serta menjaga diet sehat yang seimbang mesti jadi sisi integral dari gaya hidup sehat.

Melakukan olahraga paling sedikit selama 30 menit tiap-tiap hari bisa menolong kurangi kemungkinan terjadinya batu empedu.
Konsumsi semakin banyak buah serta sayuran hijau pula utama untuk menghindar terjadinya batu empedu.

3. Jauhi Diet Ketat atau Penurunan Berat Tubuh dengan Cepat

Bila Anda hendak menurunkan berat tubuh, tak disarankan untuk melakukan penurunan berat tubuh dengan cepat atau melakukan diet ketat. Hal semacam ini dikarenakan lantaran kehilangan berat tubuh dengan cepat bisa mengakibatkan pembentukan batu empedu.

Menurut Mayo Clinic, penurunan berat tubuh yang sehat ialah seputar 1 kg dalam satu minggu. Kehilangan berat tubuh melebihi 1 kg dalam satu minggu, kecuali tak sehat pula bisa menyebabkan kenaikan berat tubuh dengan cepat pula. Olahraga moderat seperti jalan kaki serta berenang ialah latihan yang baik untuk menurunkan berat tubuh dengan cara bertahap.
 
Baca juga : Memaafkan Bisa Buat Tubuh Makin Sehat

4. Alkohol serta Kopi

Konsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu. Dinilai jumlah moderat, bila Anda mengkonsumsi minumam mengandung alkohol optimal 2 gelas dalam satu hari.

Menurut The New York Times Health Guide, bila wanita mimum 1 oz alkohol dalam satu hari, maka bisa kurangi resiko terjadinya batu empedu sampai 20 %.

Minum kopi pula bisa menurunkan resiko terjadinya batu empedu. Kafein yang terdapat dalam kopi bisa berperan pada kontraksi kandung empedu yang bisa kurangi produksi pembentukan batu empedu.

Tetapi, kafein yang terdapat dalam minuman bersoda serta teh belum dapat dibuktikan dapat menolong menghindar terjadinya batu empedu.

5. Aksi Pencegahan Lainnya

Diet tinggi serat bisa menghindar batu empedu. Konsumsi kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, serta kenari amat baik untuk menghindar tejadinya batu empedu.

Aksi pencegahan batu empedu yang lain ialah dengan menurunkan konsumsi gula serta karbohidrat. Makan dengan cara teratur serta tak melupakan saat makan pun perlu dalam pencegahan batu empedu

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Buat Resep Makanan dan Minuman yang Mudah dan Bergizi ini Untuk Balita di Rumah

26-06-2018 16:22

Setiap orangtua pasti ingin mendukung perkembangan anaknya, agar berkembang dan tumbuh dengan baik. Oleh karena itu setiap orangtua berusaha secara maksimal menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan anaknya agar bisa mendapatkan proses pertumbuhan yang baik. Termasuk juga dalam menyediakan makanan yang sehat dan bergizi demi perkembangan anak. Apalagi saat masa emas perkembangan balita, misalnya saat usia 2 tahunan. Pada usia ini anak sedang banyak belajar hal baru, sehingga orang tua harus betul-betul mendukung perkembangan balita dengan baik dan maksimal. Demi mendapatkan itu semua, orangtua harus memenuhi kebutuhan gizi anak yang bisa disediakan melalui makanan dan minuman. Nah, daripada harus membeli makanan instan yang masih ditambahi pengawet, lebih baik membuat sendiri di rumah. Berikut ini beberapa resep makanan yang mudah dibuat.  ·         Sup Ayam Kaldu ayam dan ayam bisa memberikan protein yang seimbang bagi balita yang sedang berkembang. Dipadukan dengan berbagai macam sayuran yang kaya akan vitamin seperti brokoli bisa menambah gizi bagi balita. Cara membuatnya juga cukup mudah. 1.      Potong sayuran dan secara terpisah rebus ayam 2.      Masukan sayuran setelah ayam mendidih 3.      Masukkan bumbu yang terbuat dari bawang putih dan garam Aduk dan tunggu hingga mendidih  ·         Pom pom kentang Kentang bisa menjadi alternatif lain jika anak sedang sulit makan nasi. Kentang juga kaya akan karbohidrat dan rendah kolesterol. Cara membuat pom pom kentang juga cukup mudah. 1.      Persiapkan kentang yang sudah direbus, keju 200 gram, 1 buah wortel parut, 1 butir telur yang sudah dikocok, dan garam serta merica, serta minyak zaitun dan tepung panir 2.      Setelah itu tumbuh kentang dan tambahkan wortel dan garam serta sedikit merica. Pastikan agar merica tidak terlalu banyak agar tidak pedas. Setelah itu bentuk bulat dan celup ke dalam telur serta tepung panir. 3.      Simpan dalam kulkas selama 1 jam dan goreng di dalam minyak zaitun Nah itu tadi resep makanan dan minuman untuk bayi yang cukup mudah untuk dibuat.  

Featured Image
Tips Keramas Benar dan Sehat, Tips Keramas Tanpa Shampo dan Tips Memilih Shampo Yang Tepat

23-02-2016 12:06

Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih.   Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas.   Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan     Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan.   Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut.   Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo :   Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan.   Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu.   Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas.   Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman     Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya.   Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.  

Featured Image
4 Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

26-03-2016 21:07

4 Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bagi Bayi - Perut kembung pada bayi bikin bayi tak nyaman hingga dia jadi rewel serta kerap menangis. Sesungguhnya kembung pada bayi umur 3 hingga 4 bln. ialah hal yang lumrah, lantaran memanglah saluran pencernaannya belum berperan prima. Bersamaan menambahnya umur, mereka pula bakal kerap alami perut kembung lantaran mulai coba makanan yang tidak sama untuk pertama kalinya.  Di bagian perut memanglah ada gas atau udara, tetapi sebagai permasalahan bila gas di dalamnya berlebihan. Pada anak yang semakin besar atau orang dewasa, gas itu bisa dengan gampang di keluarkan. Namun pada bayi, tak semuanya bayi bisa dengan gampang keluarkan gas dari dalam perutnya, mereka memerlukan pertolongan untuk mengeluarkannya.    Baca juga : Inilah 4 Cara Meredakan Keringat Dingin   Sinyal Perut Kembung pada Bayi  Apabila bayi mulai rewel serta menangis tanpa ada argumen yang pasti, coba untuk mengecek sisi perutnya. Bila perut bayi merasa agak keras, serta berbagai kali buang angin, ini adalah sinyal perut bayi kembung.  Kecuali rewel serta menangis, cermati juga gerakan bayi. Bila dia kerap menggeliat serta melengkungkan punggungnya ke belakang, dan mengangkat ke-2 kakinya, dapat jadi tandanya kalau dia tengah rasakan kembung.  Jalan Menangani Perut Kembung pada Bayi  Ada berbagai jalan yang bisa dikerjakan untuk menangani perut kembung pada bayi. Pertama, tempatkan bayi di kasur dengan posisi tidur  Anda pula bisa menghindar timbulnya perut kembung pada bayi. Langkahnya, sesudah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi terlentang, angkat ke-2 kakinya serta gerakan seperti tengah mengendarai sepeda. Gerakan ini bisa menolong keluarkan gas dari perut bayi.  Jalan yang lain yang bisa Anda kerjakan ialah dengan memijat perlahan-lahan perut bayi dengan gerakan searah jarum jam. Sama dengan gerakan terlebih dulu, jalan ini bisa dikerjakan dengan posisi tidur. Kecuali itu, Anda pula dapat mengusap-usap punggungnya dengan menempatkan bayi diatas ke-2 paha Anda dengan posisi perut menghadap ke bawah atau telungkup.    Baca juga : 4 Cara Cepat Melenyapkan Batuk Kering   Anda pula bisa menghindar timbulnya perut kembung pada bayi. Langkahnya, sesudah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi tegak supaya susu bisa dengan cara perlahan-lahan serta lancar masuk kedalam perut hingga tak menyebabkan permasalahan perut.  Kecuali itu, susui bayi Anda sebelumnya dia terasa lapar. Hal semacam ini dapat meminimalisir peluang perut kembung pada bayi akibat masuk angin.  Perut kembung pada bayi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan pencernaan yang serius, oleh karenanya bila bayi makin rewel, susah untuk buang air besar, muntah, atau bahkan juga demam, baiknya Anda langsung menghubungi dokter.

...